Menu

Mode Gelap

Daerah · 12 Agu 2025

Pemprov Sulteng Tetapkan HET Baru LPG 3 Kg, Ini Penjelasannya


					Rapat koordinasi virtual yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si., membahas penetapan harga eceran tertinggi (HET) baru LPG 3 kilogram, Senin (11/08/25). FOTO: istimewa Perbesar

Rapat koordinasi virtual yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si., membahas penetapan harga eceran tertinggi (HET) baru LPG 3 kilogram, Senin (11/08/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.idPemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi menetapkan () baru untuk LPG tabung 3 kilogram. Kebijakan ini diatur dalam Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 500.10.8.3/111/Ro.Ekon-G.ST/2025 yang menyesuaikan harga berdasarkan jarak distribusi. Untuk jarak 0–60 kilometer, HET ditetapkan sebesar Rp20.000 per tabung.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. , memimpin rapat koordinasi virtual untuk mensosialisasikan kebijakan tersebut pada Senin (11/08/25) dari ruang kerjanya.

Rapat diikuti secara virtual oleh Bupati Amirudin Tamoreka, Mohamad , sekretaris daerah kabupaten, serta pejabat terkait di bidang perekonomian dan perdagangan se-Sulawesi Tengah.

“LPG 3 kilogram adalah subsidi untuk kurang mampu. Namun di lapangan, penggunaannya sudah merata ke seluruh lapisan masyarakat,” ujar Anwar Hafid.

Ia menjelaskan, penyesuaian HET ini bertujuan menjaga kelancaran distribusi, memastikan subsidi tepat sasaran, dan mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa kuota LPG 3 kilogram di Sulteng saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk itu, Pemprov telah mengirim surat kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada 29 Juli 2025 untuk mengusulkan penambahan kuota. Keputusan penambahan kuota dijadwalkan pada November 2025.

“Harapan kita, pada November nanti kuota Sulteng bisa ditambah sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tambahnya.

Ia meminta pemerintah kabupaten/kota untuk gencar mensosialisasikan HET baru agar penggunaan LPG 3 kilogram tepat sasaran. Selain itu, kepala daerah diminta mencegah penimbunan, perdagangan ilegal, serta memperketat pengawasan di tingkat distribusi.

Anwar juga mendorong masyarakat mampu beralih ke LPG non-subsidi demi menjaga ketersediaan bagi warga kurang mampu. pun mengusulkan pembangunan tambahan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) guna mempermudah pelayanan dan distribusi bagi masyarakat. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG
Trending di Daerah