PALU,netiz.id — Pemerintah Kabupaten Donggala kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi (Job Fit) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama) bagi 25 pejabat eselon II di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Donggala. Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Palu, Kamis (16/10/25)
Sekretaris BKPSDM Donggala, Syaifullah kalape, dalam laporannya menyampaikan bahwa uji kompetensi ini merupakan langkah strategis untuk menilai sejauh mana kemampuan, kinerja, dan kesesuaian para pejabat dengan jabatan yang diemban.
“Hasil uji kompetensi ini akan menjadi dasar dalam proses rotasi, mutasi, dan penempatan pejabat sesuai kebutuhan organisasi. Tujuannya agar birokrasi kita semakin adaptif dan berkinerja tinggi,” jelas Syaifullah.
Ia menambahkan, pelaksanaan uji kompetensi berpedoman pada sejumlah regulasi nasional, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen ASN. Selain itu, kegiatan ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri.
“Selama 20 hari kerja, para peserta akan menjalani serangkaian tahapan, mulai dari penilaian awal, seleksi kompetensi sosial budaya, hingga presentasi serta wawancara teknis di hadapan tim penguji,” terangnya.
Tim penguji dalam kegiatan tersebut berasal dari UPT Penilaian Kompetensi Pegawai BKD Provinsi Sulawesi Tengah, serta akademisi dari Universitas Tadulako dan Universitas Muhammadiyah Farooq. Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Donggala Tahun Anggaran 2025.
Melalui uji kompetensi ini, Pemerintah Kabupaten Donggala berharap dapat mencetak pemimpin-pemimpin perangkat daerah yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki visi, karakter, dan kepemimpinan yang kuat dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. (KB)




