PARIGIMOUTONG.netiz.id — Dalam upaya untuk memperkuat keamanan dan solidaritas di Desa Air Panas, kecamatan Parigi Barat, Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Ruslin, salah satu tokoh masyarakat di desa tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap kekhawatiran akan potensi banjir yang dapat terjadi akibat pendangkalan sungai di wilayah tersebut.
“Saya menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga lingkungan mereka. Dalam sebuah pertemuan bersama warga,” ucapnya saat dikonfirmasi media ini pada Selasa (02/04/24).
Ia mengajak mereka untuk lebih terbuka dalam menyampaikan keluhan dan aspirasi agar masalah-masalah yang timbul dapat diatasi secara bersama-sama.
“Salah satu permasalahan utama yang dibahas adalah pendangkalan sungai yang disebabkan oleh aliran air yang membawa material pasir dan tanah. Hal ini menjadi ancaman serius terutama menjelang musim hujan, di mana dikhawatirkan akan terjadi banjir yang menggenangi pemukiman dan lahan pertanian warga,” katanya.
Dalam upaya mengatasi masalah tersebut, Ruslin bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat lainnya mengajukan permohonan kepada Pemerintah Daerah Parimo dan instansi terkait untuk melakukan normalisasi sungai. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir serta melindungi pemukiman dan mata pencaharian warga.
Selain itu, Ruslin juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi dalam menghadapi setiap permasalahan. Hal ini menjadi semakin penting menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat harus diutamakan.
“Dengan langkah-langkah proaktif seperti ini, diharapkan Desa Air Panas dapat menjadi contoh dalam membangun solidaritas dan kerja sama dalam mengatasi tantangan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” tutupnya. (KB/*)




