DONGGALA,netiz.id — Dalam upaya menanggulangi lonjakan harga pangan dan menjaga stabilitas ekonomi lokal, Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala kembali menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang merupakan yang kelima kalinya diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan.
Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Basket, Belakang Kantor Eks Bupati Donggala pada Rabu (08/05/24) dan dihadiri oleh Kadis Ketapang dan juga sebagai sang inisiator kegiatan GPM, Muhammad Fahri, Kadis PMD, Fauziah, Kadis BKKBN, Ali Lasamudia, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia GPM, Denny Hidayat Gobel, menyampaikan bahwa GPM hadir dengan penawaran harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar konvensional.
“Kegiatan GPM ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di wilayah tersebut. Dukungan dari berbagai distributor lokal seperti Bulog, Alfa Midi, RNI, Aneka Jaya, serta sejumlah pedagang kelontong turut memperkuat pelaksanaan kegiatan ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, Calon Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan ini mengatakan, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam ketersediaan komoditas, namun upaya pengurangan inflasi di Donggala menjadi fokus utama.
Tidak lupa, ia mewakili Dinas Ketapang memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Pj. Bupati Donggala, Moh Rifani, atas bantuan dana insentif fiskal yang diberikan kepada Dinas Ketapang Donggala. Walaupun anggaran yang diberikan tergolong minimalis, namun telah memungkinkan pelaksanaan kegiatan GPM di 15 titik di Kabupaten Donggala, menjadikannya sebagai kegiatan GPM terbanyak di Sulawesi Tengah.
“Pada tahun 2024, total 15 kali kegiatan GPM telah berhasil dilaksanakan, didukung oleh berbagai alokasi anggaran seperti APBD dan dana insentif daerah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah lokal dalam mengatasi permasalahan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan bagi masyarakat Donggala,” demikian Ketua Panitia GPM. (KB)




