TOLITOLI,netiz.id — Program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Berani Cerdas dan Berani Sehat, mendapat sorotan khusus dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemprov Sulteng bersama Pemkab Tolitoli, Jumat (03/10/25). Gubernur Anwar Hafid menegaskan, kedua program itu akan terus diperluas agar seluruh masyarakat merasakan manfaatnya.
“Berani Cerdas tidak akan pernah ditutup, mahasiswa silakan terus mendaftar. Begitu juga Berani Sehat, tidak boleh ada rakyat yang terabaikan hanya karena masalah administrasi,” ujar Anwar Hafid.
Sejak 2021 hingga 2025, program beasiswa Berani Cerdas telah menjangkau 1.000 mahasiswa Tolitoli dengan anggaran Rp3,27 miliar. Sementara itu, Berani Sehat menjamin 102 ribu warga mendapat layanan berobat gratis melalui alokasi dana BPJS sebesar Rp37 miliar.
Dalam forum itu, Bupati Tolitoli Amran H. Yahya juga memaparkan potensi sekaligus tantangan pembangunan daerah, mulai dari sektor pertanian hingga kebutuhan infrastruktur dasar. Ia berharap Pemprov terus mendukung usulan strategis agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Rakerda turut dihadiri Wakil Gubernur, DPRD, Forkopimda, serta perwakilan instansi vertikal. Sinergi provinsi dan kabupaten diharapkan mampu mempercepat transformasi pembangunan di Tolitoli. (KB/*)




