Menu

Mode Gelap

Daerah · 7 Jan 2025

Aksi Mogok Kerja Petugas Sampah DLH Parimo, Pemda Diminta Perhatikan Formasi PPPK


					petugas sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong (Parimo) saat melakukan mogok kerja. FOTO: Theopinie.id Perbesar

petugas sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong (Parimo) saat melakukan mogok kerja. FOTO: Theopinie.id

PARIMO,netiz.id — Sejak Senin, Januari 2024, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong (Parimo), , menggelar aksi . Aksi ini menyebabkan sejumlah , mulai dari kendaraan roda tiga hingga lima unit truk, tidak beroperasi seperti biasanya. Armada tersebut terlihat terparkir di depan Kantor DLH Parimo.

Pengawas Lapangan Pengangkutan Sampah DLH Parimo, Farlan, menjelaskan bahwa mogok kerja ini dipicu oleh pengumuman hasil seleksi Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK). Dari 29 petugas sampah yang mengikuti ujian, hanya sembilan orang yang lulus sebagai pegawai penuh waktu, sementara sisanya lulus sebagai pegawai paruh waktu.

Farlan mengungkapkan, hasil pengumuman tersebut berdampak besar pada semangat dan kinerja para petugas. Para petugas yang lulus penuh waktu dan paruh waktu kini bekerja terpisah, dengan perbedaan jam kerja yang tidak disosialisasikan dengan baik sebelumnya. Ia berharap Pemda Parimo dapat memberikan perhatian lebih agar seluruh petugas sampah yang mengikuti ujian bisa lulus sebagai pegawai penuh waktu.

Menanggapi aksi mogok ini, Parimo, Mariam Tagunu, menjelaskan bahwa dalam tahun 2024, formasi yang dibuka untuk petugas sampah tidak sesuai dengan jumlah petugas yang ada di dinas tersebut. Dari lebih 30 petugas, hanya sekitar 13 formasi yang dibuka. Mariam menyatakan bahwa meski telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Parimo, permohonan untuk mengganti petugas paruh waktu dengan pegawai penuh waktu tidak dapat dipenuhi karena keterbatasan formasi yang ada.

Mariam berharap para petugas sampah yang mogok dapat bersabar dan kembali bekerja, karena jika aksi mogok ini terus berlanjut, pihaknya tidak dapat membayar mereka. “Kami sudah berupaya, tetapi memang formasi petugas sampah hanya ada di OPD kami,” pungkas Mariam. (KB/NV)

Artikel ini telah dibaca 152 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala
Trending di Daerah