Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Jan 2026

Gubernur Anwar Hafid Soroti Tata Kelola Lingkungan dan Dampak Sosial Industri IMIP


					Gubernur Sulawesi Tengah memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah dan perwakilan perusahaan tenant Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu, Selasa (20/01/26). FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah dan perwakilan perusahaan tenant Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu, Selasa (20/01/26). FOTO: istimewa

PALU,netiz.idGubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyoroti pentingnya tata kelola lingkungan dan dampak sosial dari aktivitas industri di kawasan Indonesia Industrial Park (). Ia menegaskan bahwa pengembangan industri harus berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan hidup serta memberikan manfaat nyata bagi di sekitar kawasan industri.

Penegasan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat memimpin bersama 22 perusahaan tenant IMIP yang berlangsung di Kantor Gubernur , Selasa (20/01/26). Rapat tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (DLH) , Muchlis.

Dalam pertemuan itu, Anwar Hafid menekankan bahwa keberadaan kawasan industri tidak boleh hanya berfokus pada aktivitas produksi di dalam kawasan, tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan sosial masyarakat di luar kawasan industri.

“Pembangunan industri harus tertib, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat serta lingkungan hidup. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara dan pelaku industri,” ujar Anwar.

Ia mendorong seluruh perusahaan tenant IMIP agar berperan aktif dalam memperbaiki tata kelola kawasan industri secara menyeluruh, mulai dari lingkungan, , hingga dampak sosial ekonomi bagi masyarakat lokal.

Anwar berharap berbagai persoalan lingkungan di sekitar kawasan IMIP dapat ditangani secara lebih sistematis dan terintegrasi melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku industri. Menurutnya, komitmen bersama sangat dibutuhkan agar keberadaan kawasan industri benar-benar membawa dampak positif bagi daerah.

“Ini adalah langkah yang baik. Para tenant menunjukkan kepedulian dan komitmen untuk terus memperbaiki tata kelola kawasan industri,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan seluruh tenant IMIP diharapkan mampu menciptakan ekosistem industri yang produktif, adil, dan berkelanjutan.

“Semoga kerja sama ini membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta mendorong kawasan industri Morowali menjadi kawasan industri yang tertib, berkelanjutan, dan berkeadilan,” pungkasnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Puji Kesiapan Dapur MBG NDR Loji Parimo

24 Januari 2026 - 17:58

Gubernur Sulteng Anwar Hafid

Pantau Pasar, Komisi B DPRD Palu Temukan Kenaikan Tipis Harga Daging

24 Januari 2026 - 07:37

DPRD PALU

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni Ajak OMS Perkuat Pembangunan Inklusif

23 Januari 2026 - 18:53

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni

Gubernur Sulteng Tegaskan Patuh SK Pusat Soal Pengembalian Kapal PELNI ke Donggala

23 Januari 2026 - 07:41

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

BPN Donggala Gandeng Kejaksaan dan Polres Edukasi Warga soal PTSL 2026

23 Januari 2026 - 07:19

Pertanahan Donggala

Pengamat: BERANI Cerdas dan BERANI Sehat Jadi Penanda Arah Kepemimpinan Anwar Hafid

23 Januari 2026 - 06:17

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah