PALU,netiz.id – Calon nomor urut 5, Moh Yasin, menekankan pentingnya pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan korupsi, khususnya yang berkaitan dengan isu ketahanan nasional dan penguatan konstitusi.
Menurutnya, kolaborasi antara niat dan kesempatan menjadi salah satu faktor utama terjadinya tindak kejahatan, termasuk korupsi. Ia menegaskan bahwa upaya penegakan hukum dan pencegahan harus berjalan seimbang untuk memperkuat ketahanan nasional.
“Kejahatan terjadi karena adanya niat dan kesempatan yang berkolaborasi, hingga akhirnya terjadilah sebuah kejahatan, termasuk korupsi itu sendiri,” ujarnya, Kamis (14/11/24).
Ia menambahkan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai sejak tahap perencanaan, seperti dalam proses penyusunan APBD. Yasin menilai keterlibatan seluruh pihak, termasuk lembaga penegak hukum, sangat penting dalam pengawasan anggaran, guna mencegah potensi kesalahan dan penyalahgunaan sejak awal.
“Saya kira sejak tahap perencanaan, misalnya dalam penyusunan APBD, semua pihak yang berwenang dalam pengawasan harus dilibatkan. Bukan hanya pemerintah dan DPRD, tetapi juga lembaga-lembaga penegak hukum yang terkait,” jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pendampingan bagi para pemangku kebijakan selama proses pelaksanaan program. Hal ini, menurutnya, bertujuan agar tidak terjadi kesalahan yang berpotensi merusak ketahanan nasional dan melanggar konstitusi. (Dg)




