MEDAN.netiz.id — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menekankan pentingnya pelayanan pertanahan yang mudah, cepat, dan berempati kepada masyarakat saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (17/01/26).
Dalam kunjungannya, Wamen Ossy meninjau dua Kantor Pertanahan (Kantah), yakni Kantah Kota Medan dan Kantah Kabupaten Deli Serdang. Di Kantah Kota Medan, ia memantau langsung berbagai aspek pelayanan sekaligus melihat kesiapan jajaran kantor dalam meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta pelaksanaan proyek percontohan pelayanan pertanahan.
Wamen Ossy menilai semangat dan komitmen jajaran Kantah Kota Medan terus terjaga dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mengapresiasi optimisme pegawai dalam membangun citra pelayanan yang lebih baik, sejalan dengan nilai-nilai reformasi birokrasi yang dicanangkan Kementerian ATR/BPN.
“Sebagian besar tugas kita bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan menjadi wajah utama kementerian. Jika sesuatu bisa dipermudah, maka tidak perlu dipersulit,” tegas Wamen Ossy saat memberikan arahan kepada seluruh jajaran Kantah Kota Medan.
Masih pada hari yang sama, Wamen Ossy melanjutkan kunjungan ke Kantah Kabupaten Deli Serdang. Pada kesempatan tersebut, ia menyerahkan sertipikat tanah secara langsung kepada enam orang masyarakat sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum atas tanah.
Selain penyerahan sertipikat, Wamen Ossy juga mengingatkan jajaran Kantah Kabupaten Deli Serdang agar bekerja secara cermat, profesional, dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya empati dalam setiap proses pelayanan kepada masyarakat.
“Layani masyarakat dengan sepenuh hati dan penuh empati. Dengan pelayanan yang baik, kepercayaan publik terhadap Kementerian ATR/BPN akan semakin meningkat,” ujarnya.
Usai penyerahan sertipikat, Wamen Ossy meninjau sejumlah fasilitas layanan di Kantah Kabupaten Deli Serdang. Ia juga menyaksikan secara langsung pelaksanaan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) serta berdialog dengan masyarakat yang tengah memanfaatkan layanan tersebut. (KB/)





