Menu

Mode Gelap

Nasional · 18 Okt 2025

Sekjen ATR/BPN Tekankan Kolaborasi untuk Perkuat SPIP dan Tata Kelola Pemerintahan


					Sekjen Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Ekspos Hasil Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Tahun 2025 yang digelar secara daring, Rabu (15/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Sekjen Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Ekspos Hasil Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Tahun 2025 yang digelar secara daring, Rabu (15/10/25). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/), Pudji Prasetijanto Hadi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit kerja dalam memperkuat pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Menurutnya, keberhasilan penerapan SPIP tidak bisa dicapai secara individual, tetapi membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen organisasi.

“SPIP bukan hanya tanggung jawab satu bagian atau unit kerja. Semua komponen organisasi harus terlibat. Dengan semangat kolaboratif, pengendalian internal dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata terhadap tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Pudji dalam kegiatan Ekspos Hasil Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Tahun yang digelar secara daring, Rabu (15/10/25).

SPIP sendiri merupakan sistem pengendalian intern yang dilaksanakan secara menyeluruh di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah. Sistem ini berfungsi memastikan efektivitas dan efisiensi kegiatan, keandalan pelaporan keuangan, aset negara, serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Pudji menjelaskan, Kementerian ATR/BPN terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas setiap unit kerja dalam menerapkan SPIP melalui pembinaan dan evaluasi berkelanjutan. Ia berharap hasil penilaian mandiri tidak hanya menjadi formalitas administratif, melainkan menjadi untuk memperbaiki tata kelola organisasi.

Adapun hasil penilaian mandiri tahun 2025 oleh Jenderal Kementerian ATR/BPN mencatat empat indikator utama, yakni Maturitas SPIP 3,916; Manajemen Risiko Indeks 3,848; Indeks Efektivitas Pengendalian 3,080; dan Kapabilitas APIP 3,36. Hasil ini akan dievaluasi lebih lanjut oleh Badan Pengawasan Keuangan dan (BPKP) sebagai penilai eksternal.

“Hasil penilaian ini menjadi cermin sejauh mana pengendalian internal kita berjalan efektif dan berkesinambungan. Kita ingin menciptakan organisasi yang bukan hanya tertib administrasi, tetapi juga berorientasi pada hasil dan terbaik bagi ,” tegas Pudji.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko, Einstein Al Makarima Mohammad, turut memaparkan hasil Laporan Hasil Penilaian Mandiri (LHPM) serta rencana aksi tindak lanjut yang akan dilakukan oleh masing-masing satuan kerja. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat integritas dan akuntabilitas di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

ATR/BPN Lantik Tiga Pejabat, Menteri Nusron Tekankan Rotasi Jabatan

26 Januari 2026 - 06:22

atr bpn ri

MoU ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan Jadi Dasar Penyelesaian Konflik Agraria

25 Januari 2026 - 07:47

Menteri Nusron Wahid

HGU di Lahan TNI AU Dicabut, Negara Selamatkan Aset Rp14,5 Triliun

24 Januari 2026 - 18:13

Menteri Nusron Wahid

Menteri ATR/BPN: Reforma Agraria Dimulai dari Kepastian TORA

24 Januari 2026 - 06:45

menteri nusron wahid

ATR/BPN dan DPR Bahas Penataan Kawasan Perbatasan Negara

23 Januari 2026 - 06:10

Wamen Ossy Dermawan

Menteri ATR/BPN Sebut 4,09 Juta Hektare Kawasan Hutan Berhasil Dikuasai Kembali

23 Januari 2026 - 05:49

Menteri Nusron Wahid
Trending di Nasional