Menu

Mode Gelap

Nasional · 10 Okt 2024

Menteri ATR/BPN Deklarasikan 46 Kabupaten/Kota Lengkap untuk Optimalisasi Pertanahan


					Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono. FOTO: ist Perbesar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono. FOTO: ist

SURABAYA,netiz.id – Dalam upaya meningkatkan pengelolaan pertanahan di Indonesia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menggelar 46 Kabupaten/Kota Lengkap yang berlangsung serentak di 23 provinsi pada Selasa, (08/10/24).

Acara yang berlangsung di Negara Grahadi, Kota Surabaya, ini ditandai dengan pemindaian tangan oleh Menteri AHY, didampingi oleh dua Direktur Jenderal , Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur, dan Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Menteri AHY menegaskan bahwa penetapan suatu wilayah sebagai Kabupaten/Kota Lengkap berarti tidak ada yang terlewat secara spasial. “46 kota/kabupaten ini dinyatakan telah terdata, teregistrasi, dan terpetakan, sehingga tidak boleh ada gap dan overlap,” ujarnya.

Menteri AHY menambahkan bahwa harapannya adalah setiap wilayah yang dinyatakan lengkap dapat berkontribusi pada pembangunan daerah masing-masing. “Jika seluruh di Indonesia dapat dinyatakan tanpa gap dan overlap, tata ruang wilayah nasional dan daerah akan menjadi referensi bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun rencana strategis pengembangan,” tuturnya.

Di awal kepemimpinannya, jumlah Kabupaten/Kota Lengkap di Indonesia hanya mencapai 13. Namun, melalui berbagai deklarasi yang dilakukan, seperti Cilegon pada 26 Maret 2024, Kota Administrasi Jakarta Selatan pada 2 April, serta empat kabupaten di Provinsi Bali pada 21 Mei, kini totalnya meningkat. Target hingga akhir tahun ini adalah mencapai 104 kabupaten/kota.

Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, juga menyatakan keyakinannya bahwa spasial yang lengkap akan mendukung implementasi . “Kepastian hukum akan kepemilikan tanah semakin kuat, dan dapat menggunakan sertifikat tersebut untuk mengakses permodalan demi kemandirian,” jelas Adhy.

dalam acara tersebut berbagai pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, Kepala Kanwil BPN Provinsi se-Indonesia, serta Bupati/Wali Kota dan jajaran setempat. (*)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI

Dorong Layanan Cepat dan Bersih, Wamen ATR Tinjau Kantor Pertanahan Mempawah

13 Januari 2026 - 06:30

Wamen Ossy Dermawan

Dari Konflik ke Kolaborasi, Desa Soso Bangkit Lewat Reforma Agraria

6 Januari 2026 - 06:00

ATR BPN RI

PELATARAN Jadi Solusi Warga Sibuk, Urus Tanah di Akhir Pekan Makin Mudah

6 Januari 2026 - 05:53

ATR BPN RI
Trending di Nasional