Menu

Mode Gelap

Daerah · 19 Jun 2024

Warga Yogyakarta Masih Banyak yang Belum Punya Rumah Sendiri, Harga Mahal dan UMR Rendah Jadi Kendala Utama


					Seorang warga Yogyakarta, Seno. Photo: WR Perbesar

Seorang warga Yogyakarta, Seno. Photo: WR

YOGYAKARTA,netiz.id — Seorang warga Yogyakarta, Seno, mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya warga di kota tersebut yang belum memiliki rumah sendiri. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh faktor kemiskinan dan harga rumah yang melambung tinggi, sehingga banyak warga yang tidak mampu membelinya.

harus segera dinaikkan dan disesuaikan dengan kondisi sekarang. Bagi warga yang tidak memiliki rumah dan ingin membelinya dengan UMR saat ini, pasti tidak akan mampu. 10 sampai 15 tahun ke depan, akan sangat sulit untuk memiliki rumah dengan UMR yang ini. Mirisnya, orang Yogyakarta sendiri yang miskin harus menjadi pengontrak di kampung halamannya sendiri. Pemerintah terpilih kedepannya harus memikirkan hal ini,” ujar Seno, Rabu (19/06/24).

Selain masalah hunian, Seno juga mendesak Pemkot Yogyakarta untuk bertindak tegas dalam menyelesaikan masalah .

“Permasalahan sampah semakin hari semakin parah, ditambah banyak warga yang buang sampah sembarangan. Pemerintah harus bisa memberikan solusi untuk menangani masalah sampah dan oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Seno menambahkan, menurutnya ada calon walikota Yogyakarta yang kuat bersaing. Dirinya pun masih bingung, siapa yang akan menjadi pilihannya.

“Kedua calon walikota yang kuat itu adalah Afnan dan Heroe, mereka berdua memiliki kepribadian yang kuat. Tapi, siapapun yang terpilih menjadi walikota, harus bisa menyejahterakan rakyatnya dan menyelesaikan kedua masalah ini,” pungkas Seno.

Sebagai informasi, berdasarkan publikasi () Yogyakarta tentang Statistik Perumahan , hanya 54,25 persen warga Yogyakarta yang menempati rumah milik sendiri.

Hal ini diperparah dengan banyaknya warga luar Yogyakarta, terutama dari Jakarta, yang memiliki kemampuan finansial untuk membeli properti di . Hal ini turut mendorong tingginya harga properti di Yogyakarta, sehingga semakin memberatkan warga lokal untuk memiliki hunian sendiri. (WR)

Artikel ini telah dibaca 175 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG
Trending di Daerah