Menu

Mode Gelap

Daerah · 21 Jan 2025

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid: Juli 2025, Masalah Tambang Harus Tuntas!


					Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, kembali mengumpulkan para pengusaha tambang Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) pada Senin (20/01/25) di ruang rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu. FOTO: IWAN Perbesar

Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, kembali mengumpulkan para pengusaha tambang Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) pada Senin (20/01/25) di ruang rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu. FOTO: IWAN

,netiz.idWali Kota Palu, H. Rasyid, kembali mengumpulkan para pengusaha tambang Mineral Bukan Logam dan Batuan () pada Senin (20/01/25) di ruang rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu. Pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti komitmen yang telah disepakati pada Juli 2024.

Dalam pembukaannya, Wali Kota menekankan pentingnya pelaksanaan kesepakatan yang mencakup tanggung jawab dan lingkungan dari para pengusaha tambang. Ia juga menegur para usaha yang hingga kini belum menindaklanjuti perjanjian tersebut meskipun telah diberikan waktu yang cukup panjang.

“Kita sebelumnya sudah bersepakat terkait sejumlah hal yang harus dijalankan bersama. Waktu tiga bulan sejak Juli 2024 seharusnya cukup, tetapi hingga kini masih banyak yang belum melaksanakannya,” ujar Hadianto.

Ia mengingatkan bahwa kelalaian ini telah berdampak pada masyarakat, khususnya warga yang terus menghadapi masalah berdebu akibat aktivitas tambang. Untuk itu, Wali Kota mendesak agar komitmen segera diwujudkan, termasuk pemeliharaan dan infrastruktur jalan, pengelolaan lingkungan, hingga keterlibatan dalam tanggung jawab sosial (TJSL).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota mengapresiasi beberapa pengusaha yang telah mematuhi kesepakatan dan memberikan kesempatan bagi yang belum untuk menyelesaikan tanggung jawabnya. Ia juga menyampaikan rencana penghargaan bagi pengusaha yang memenuhi komitmen pada peringatan mendatang.

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, perwakilan OPD terkait, pihak BPJN Sulawesi Tengah, serta para pengusaha tambang.

“Harapan saya, semua ini selesai pada Juli 2025, sehingga warga Watusampu bisa merdeka dari jalan berdebu dan kerusakan lingkungan,” pungkas Wali Kota. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 153 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala
Trending di Daerah