PALU,netiz.id – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyambut baik program proyek Ekowisata Kampung Tangguh yang diusulkan Yayasan ARKOM Indonesia. Proyek tersebut diusulkan untuk dibangun di wilayah Kelurahan Mamboro Barat.
Mamboro Barat memiliki lokasi strategis yang dinilai cocok untuk proyek besar tersebut. Diperkirakan luas wilayahnya sekitar 23,6 Hektar. Wali Kota Palu meyakini proyek ini dapat membantu pemerintah kota dalam membangun Kota Palu yang lebih maju.
“Saya sangat setuju, karena banyak pemanfaatan dan program di dalamnya. Namun, saya harap tidak ada kontra dari masyarakat sekitar. Itu yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Kemudian, saya minta warga sekitar yang akan memanfaatkan tempat wisata tersebut nanti,” tutur Hadianto, Senin (22/07/24).
Kampung Tangguh memiliki 5 konsep, yaitu infrastruktur, sosial budaya, ekonomi, sistem, dan lingkungan. Konsep mengenai lingkungan memfokuskan dua poin penting, yaitu pelestarian ekosistem pesisir dan ketahanan pangan.
Orang nomor 1 di Kota Palu tersebut juga meminta agar proyek tersebut dapat berjalan dengan lancar dan cepat.
“Jika proyek ini dibangun secara cepat, maka pemerintah yang akan mengelola pembangunannya dan memberdayakan masyarakat sekitar sebagai pengelola di dalamnya. Karena Kota ini akan memanfaatkan ekosistem, terutama pemanfaatan dan pengelolaan ikan,” tambahnya. (Dg)




