PALU,netiz.id – Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rahmi Amir Singi tampak hadir dengan penuh semangat pada acara penting di Kantor Bappeda Provinsi Sulteng. Senin lalu (29/04/24), dirinya secara langsung mengikuti rapat evaluasi Rencana Kinerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2023 dan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2024.
Acara tersebut menjadi forum penting bagi berbagai pihak terkait pembangunan daerah. Tak hanya Sekretaris DPRD, namun juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura, Sekdaprov Sulteng Dra. Novalinda.MM, dan Kepala Bappeda Provinsi Sulteng Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo.MT. Para kepala OPD Lingkup Pemda Sulteng serta undangan penting lainnya juga turut hadir dalam rapat tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Provinsi Sulteng menguraikan bahwa rapat evaluasi ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017, yang menetapkan tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Program (IKP) masing-masing OPD lingkup Pemda Sulteng juga disampaikan dengan jelas.
Menariknya, Sekretariat DPRD Provinsi Sulteng menjadi sorotan dengan capaian IKU dan IKP yang sangat tinggi, menunjukkan kinerja yang luar biasa efisien. Dalam tanggapannya, Siti Rahmi Amir Singi.S.Sos.M.Si, menjelaskan bahwa tujuan rapat ini adalah untuk mengevaluasi kinerja Kepala Daerah terhadap Kepala OPD dan memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai target yang telah ditetapkan.
Penandatanganan perjanjian kinerja menjadi langkah konkret untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, dan kinerja perangkat daerah. Sekretaris DPRD Sulteng juga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian prestasi Sekretariat DPRD Provinsi Sulteng dalam evaluasi kinerja tahun 2023, yang diharapkan akan menjadi motivasi untuk prestasi lebih baik di masa depan.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan raport kinerja tahun 2023 kepada seluruh OPD lingkup Pemda Sulteng sebagai penghargaan atas dukungan dan kontribusi mereka dalam pembangunan provinsi Sulteng. (TIM)




