Menu

Mode Gelap

Daerah · 26 Jul 2025

RPJMD 2025–2029 Disepakati, Anwar Hafid Siap Gas Program Prioritas


					Gubermur Sulteng, Anwar Hafid. FOTO: istimewa Perbesar

Gubermur Sulteng, Anwar Hafid. FOTO: istimewa

PALU,netiz.idPemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan DPRD Sulawesi Tengah resmi menyepakati (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah () –2029. Penandatanganan nota persetujuan bersama antara Gubernur dan pimpinan DPRD berlangsung di Gedung DPRD Provinsi, Jumat (25/07/25).

Gubernur Anwar Hafid hadir langsung untuk menandatangani dokumen bersama Ketua DPRD H. Moh. dan para wakil ketua DPRD, Syarifudin Hafid serta Ambo Dalle. Dalam pidato pendapat akhirnya, Anwar menyebut bahwa dokumen RPJMD ini telah melalui pembahasan panjang, penyelarasan, serta penyempurnaan substansi berdasarkan masukan legislatif dan kebutuhan daerah lima tahun ke depan.

“RPJMD ini lahir dari kerja keras bersama. Diskusi kita panjang, kadang penuh dinamika, tapi semuanya demi merumuskan arah pembangunan yang lebih baik dan berpihak pada rakyat,” kata Anwar.

Anwar menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar pemenuhan amanat undang-undang, melainkan menjadi dasar pijakan dalam menjalankan visi dan misi pemerintahan yang berpihak pada masyarakat. Ia menambahkan bahwa seluruh program prioritas telah dirancang secara terukur dan realistis sesuai arah pembangunan nasional.

Di hadapan DPRD, Gubernur juga menyampaikan sejumlah kabar baik. Salah satunya adalah kepastian alokasi program dari seluas 6.000 hektare dari total usulan 10.300 hektare lebih yang diajukan Sulteng melalui kabupaten/kota. Nilai anggaran yang digelontorkan mencapai Rp413 miliar dan seluruhnya berasal dari Kementerian Pertanian RI. Program ini ditargetkan rampung pada September 2025 dan mendukung Panen Raya.

Tak hanya itu, sejumlah proyek infrastruktur yang semula dirancang lewat APBD Provinsi kini ditangani langsung oleh kementerian terkait. Berdasarkan laporan Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (), proyek-proyek itu telah dimasukkan dalam sistem E-Planning dan E-Budgeting (EPCNC) dan kini menjadi tanggung jawab balai teknis pusat, dengan dukungan anggaran sekitar Rp151 miliar.

“Ini tanda-tanda baik. Pemerintah pusat memberi perhatian serius,” ujarnya.

Anwar berharap sinergi antara Pemprov dan pusat terus diperkuat agar pembangunan berjalan lebih cepat, tepat, dan merata.

Dalam isi nota kesepakatan, kedua pihak menyatakan telah menyempurnakan dan menyetujui Ranperda RPJMD 2025–2029. Dokumen final tersebut akan segera dikirimkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk dievaluasi dan ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas kerja sama yang konstruktif selama pembahasan RPJMD. Ia juga menegaskan kesiapan pemerintahannya untuk segera mengeksekusi program-program prioritas yang terangkum dalam Sembilan BERANI.

“InsyaAllah ini awal yang baik. Kami ingin bekerja cepat, efektif, dan kolaboratif agar Sulawesi Tengah lima tahun ke depan bisa melompat lebih maju dan merata pembangunannya,” pungkas Anwar. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Puji Kesiapan Dapur MBG NDR Loji Parimo

24 Januari 2026 - 17:58

Gubernur Sulteng Anwar Hafid

Pantau Pasar, Komisi B DPRD Palu Temukan Kenaikan Tipis Harga Daging

24 Januari 2026 - 07:37

DPRD PALU

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni Ajak OMS Perkuat Pembangunan Inklusif

23 Januari 2026 - 18:53

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni

Gubernur Sulteng Tegaskan Patuh SK Pusat Soal Pengembalian Kapal PELNI ke Donggala

23 Januari 2026 - 07:41

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

BPN Donggala Gandeng Kejaksaan dan Polres Edukasi Warga soal PTSL 2026

23 Januari 2026 - 07:19

Pertanahan Donggala

Pengamat: BERANI Cerdas dan BERANI Sehat Jadi Penanda Arah Kepemimpinan Anwar Hafid

23 Januari 2026 - 06:17

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah