PALU,netiz.id — Omzet para pedagang di Pasar Masomba mengalami penurunan drastis setelah diumumkannya hasil uji laboratorium yang menunjukkan adanya kandungan formalin pada sampel ikan. Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rizki Hardianti Pakamundi, turun tangan untuk mendengarkan langsung keluhan para pedagang.
Pada Minggu (21/07/24), Rizki Hardianti Pakamundi, yang akrab disapa Kiki, mengunjungi Pasar Masomba untuk bertemu dengan para pedagang yang terdampak. Para pedagang menyatakan bahwa mereka tidak pernah menggunakan formalin dalam dagangan mereka, dan merasa dirugikan oleh tuduhan tersebut.
Kiki menyampaikan keprihatinannya atas situasi yang menimpa para pedagang dan menegaskan komitmennya untuk membantu mereka. Dia meminta Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Palu untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah agar situasi dapat segera diselesaikan dan para pedagang dapat kembali berjualan dengan normal.
“Saya ini tiap lima hari ke Masomba, beli ikan, ayam, sayur, semuanya di Masomba,” tutur Kiki, menunjukkan dukungannya sebagai pelanggan setia pasar tersebut. Dia juga mengungkapkan telah menerima banyak keluhan dari para pedagang sejak beredarnya informasi tentang formalin.
Kiki mendesak agar dinas terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini sehingga pedagang tidak terus mengalami kerugian yang berkepanjangan. “Saya minta Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Palu segera berkoordinasi dengan Dinas Pangan Provinsi, agar persoalan ini cepat selesai dan masyarakat kembali lagi ke Masomba beli ikan, pedagang pun tidak mengalami kerugian yang berkepanjangan,” ujarnya.




