Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Mei 2024

Rencana Pembangunan Poso 2025-2029, Mewujudkan Hidup yang Berkelanjutan


					Suasana saat Bupati Poso, dr. Verna G.M Inkiriwang, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso, Rudy Ricardo Rompas, secara resmi membuka Konsultasi Publik I Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KLHS-RPJMD) Kabupaten Poso untuk periode 2025-2029.  Photo: ist Perbesar

Suasana saat Bupati Poso, dr. Verna G.M Inkiriwang, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso, Rudy Ricardo Rompas, secara resmi membuka Konsultasi Publik I Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KLHS-RPJMD) Kabupaten Poso untuk periode 2025-2029. Photo: ist

POSO,netiz.idBupati Poso, dr. Verna G.M Inkiriwang, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso, Rudy Ricardo Rompas, secara membuka Konsultasi Publik I Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KLHS-RPJMD) Kabupaten Poso untuk periode .

Acara yang diselenggarakan pada Selasa (14/05/24) di aula Bapelitbangda ini bertujuan untuk melibatkan berbagai pihak dalam proses penyusunan rencana pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Poso menggarisbawahi pentingnya kesadaran akan keterbatasan sumber daya alam sebagai fondasi keberlanjutan hidup manusia. Dia menyoroti dampak negatif eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam, seperti penebangan hutan, pencemaran air, kehilangan biodiversitas, dan perubahan iklim.

Bupati Poso menekankan perlunya mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan , dan . Hal ini menjadi tugas bersama yang membutuhkan kuat dari semua pihak demi menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah untuk tahun 2025-2029 tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga dengan kualitas hidup masyarakat. Bupati Poso menegaskan bahwa perencanaan jangka menengah memerlukan kontinu untuk peningkatan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masa depan.

Dalam upaya menyusun KLHS RPJMD ini, Bupati Poso berharap partisipasi aktif dari semua Kelompok Kerja (Pokja) secara terstruktur. Proses ini mencakup pengkajian pengaruh kebijakan rencana atau program terhadap lingkungan hidup, perumusan alternatif penyempurnaan rencana, penyusunan , dan validasi KLHS.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dr. Ir. Muh. Nur Sangadji, DEA beserta tim Ahli Penyusun KLHS RPJMD, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Poso, pimpinan perguruan tinggi, para kepala OPD , Kepala UPT KPH Sintuwu Maroso, pimpinan PT Poso Energy, para camat, pimpinan YPAL, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta seluruh anggota Pokja. (*)

Artikel ini telah dibaca 250 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Wamen ATR/BPN Tekankan Kekompakan Internal untuk Tingkatkan Pelayanan Pertanahan

15 Januari 2026 - 06:19

Wamen Ossy Dermawan

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM

14 Januari 2026 - 19:24

ATR BPN RI

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido
Trending di Daerah