PALU,netiz.id — Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, S.E., telah secara resmi melaksanakan serah terima Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Teknis Formasi Tahun 2022.
Upacara ini turut dihadiri oleh beberapa pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti, S.Sos, M.M, serta Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kota Palu, Abidin, S.IP, bersama sejumlah pejabat lain dari Pemerintah Kota Palu. Di di Halaman Kantor Wali Kota. Kamis (24/8/23)
Total sebanyak 368 individu telah diangkat sebagai Pegawai P3K untuk jabatan Fungsional Guru, sementara 29 individu lainnya diangkat untuk jabatan Tenaga Teknis.
Wali Kota Palu mengungkapkan harapannya bahwa pengangkatan ini dapat memberikan solusi bagi permasalahan tenaga honorer yang telah lama ada.
Ia menekankan bahwa pengangkatan PPPK menjadi langkah penting dalam menangani isu ini, dan kepada mereka yang belum terakomodasi sebelumnya, hari itu menjadi langkah maju dalam karir mereka.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa kebijakan pemerintah setempat sudah mengarah pada penghentian pengangkatan pegawai honorer dan pergantian pegawai honorer tidak diizinkan.
“Oleh karena itu, PPPK diharapkan dapat menjadi alternatif yang memberikan solusi konkret atas kendala ini.” Ucapnya
Wali Kota berjanji bahwa pemerintah kota akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja pegawai honorer untuk memastikan kinerja yang optimal. Dalam konteks ini, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai juga menjadi prioritas.
“Saya berharap agar peningkatan kesejahteraan pegawai dapat dilaksanakan sesegera mungkin, baik sejak tahun sebelumnya maupun sejak saya menjabat sebagai Wali Kota pada tahun 2021,” katanya.
Orang nomor satu di kota Palu itu juga berharap bahwa peningkatan kesejahteraan pegawai dapat tercapai secara efektif pada tahun 2022. Namun, ia juga menegaskan bahwa upaya ini harus diimbangi dengan kinerja yang baik, karena peningkatan insentif akan terkait dengan kondisi keuangan daerah. Demikian Wali Kota Palu. (TIM)




