Menu

Mode Gelap

Daerah · 19 Feb 2025

PT BTI Mangkir Dalam RDP, DPRD Donggala Bakal Bentuk Pansus


					Suasana RDP di DPRD Donggala. FOTO: ancil Perbesar

Suasana RDP di DPRD Donggala. FOTO: ancil

DONGGALA,netiz.id – PT Bosowa Tambang (BTI) tidak menghadiri dengar pendapat (RDP) yang dijadwalkan bersama Komisi III DPRD Donggala pada Selasa (18/02/25) di Ruang Sidang II DPRD. Ketidakhadiran tambang tersebut menjadi sorotan, mengingat undangan resmi telah dikirimkan sebelumnya oleh Sekretariat DPRD.

RDP yang sedianya membahas berbagai persoalan terkait aktivitas pertambangan PT BTI akhirnya tetap berlangsung meskipun perusahaan tersebut tidak . Hingga pukul 15.00 WITA, perwakilan PT BTI tak kunjung tiba di kantor DPRD, sehingga rapat hanya dihadiri oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Banawa, dan Kepala Desa Loli Saluran.

Ketua Komisi III DPRD Donggala, Sudirman, yang memimpin jalannya rapat, meminta Kepala Desa Loli Saluran, Agus Priyono, untuk mengonfirmasi kembali kehadiran PT BTI.

“Pak Kades Loli Saluran, bagaimana kabarnya PT BTI? Karena Anda dekat dengan mereka, tolong konfirmasi kembali. Kita mulai saja RDP-nya sambil menunggu PT BTI,” ujar Sudirman.

Dalam RDP tersebut, Agus Priyono menyampaikan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan pihak PT BTI, dan perusahaan mengaku sedang dalam perjalanan menuju lokasi.

“Saya sudah berkomunikasi dengan PT BTI, Pak Dewan. Tadi mereka mengatakan sudah dalam perjalanan dan berada di ,” ungkapnya.

Selain itu, Agus Priyono juga menegaskan bahwa kejadian longsor di Desa Loli Saluran yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan. Pernyataan tersebut diamini oleh Camat Banawa, Rustam Bahe, yang menilai bahwa yang beredar di media sosial terlalu membesar-besarkan kejadian tersebut.

Karena ketidakhadiran PT BTI, DPRD Donggala berencana menjadwalkan ulang RDP dengan pihak tersebut.

Sementara itu, , Moh. Taufik, mengungkapkan bahwa pihaknya akan membentuk panitia khusus (Pansus) yang akan membahas lebih lanjut persoalan pertambangan, , dan tanggung jawab sosial perusahaan ().

“Insyaallah, setelah Lebaran Idulfitri, kita akan membentuk Pansus Pertambangan, Pajak, dan CSR,” ujarnya

Dengan ketidakhadiran PT BTI dalam rapat ini, banyak pihak menilai bahwa perusahaan kurang kooperatif dalam menyikapi persoalan yang berkembang. DPRD Donggala pun berkomitmen untuk terus mengawal isu pertambangan demi kepentingan masyarakat. (KB/ANC)

Artikel ini telah dibaca 177 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG
Trending di Daerah