Menu

Mode Gelap

Daerah · 12 Jan 2026

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong


					Puluhan relawan PKS membersihkan sisa lumpur banjir di salah satu rumah warga Desa Wani, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Senin (12/01/26). FOTO: istimewa Perbesar

Puluhan relawan PKS membersihkan sisa lumpur banjir di salah satu rumah warga Desa Wani, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Senin (12/01/26). FOTO: istimewa

,netiz.id — Sejumlah rumah warga yang terdampak banjir di Desa , Kecamatan Tanantovea, , kembali bersih dan layak huni setelah puluhan relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turun langsung membantu membersihkan sisa-sisa lumpur, Senin (12/01/26).

Relawan PKS dipimpin Ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN), Iwan Rifai, serta berada di bawah arahan Sekretaris MPW PKS , Ahmad Aco. kemanusiaan tersebut difokuskan pada rumah-rumah warga di Dusun III, Desa Wani Lumbupetigo, yang sebelumnya masih dibersihkan secara swadaya oleh .

“Sebelum tim relawan turun secara penuh, kami terlebih dahulu mengirim relawan untuk melakukan assessment. Dari data itu, kami menentukan langkah penanganan serta lokasi prioritas yang harus segera dibantu,” ujar Ahmad Aco.

Iwan Rifai menjelaskan, Desa Wani III dipilih sebagai titik awal kegiatan karena di wilayah lain, khususnya Desa Wani I, sudah banyak relawan dari berbagai unsur yang lebih dulu turun membantu warga.

“Kami melihat di Wani III ini warga masih berjuang sendiri membersihkan rumahnya. Karena itu kami putuskan untuk turun di sini,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, relawan PKS juga didukung satu unit truk tangki . Air tersebut digunakan untuk membersihkan rumah warga sekaligus dibagikan kepada warga yang mesin airnya atau tidak dapat digunakan akibat terendam banjir.

Kehadiran relawan PKS dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut. Sejumlah warga kemudian datang meminta bantuan agar rumah mereka juga dapat dibersihkan.

“Tabe, Pak, rumahku juga kasihan. Di dapur masih banyak lumpur dan sudah mulai bau. Kami belum bisa memasak karena dapur masih kotor dan alat masak juga masih penuh lumpur,” ujar seorang ibu sambil mendatangi relawan.

Banyaknya permintaan bantuan membuat relawan yang semula menargetkan kegiatan selesai sebelum magrib harus melanjutkan aksi hingga malam hari.

“Alhamdulillah, misi hari ini selesai. Singgah makan nasi bungkus, menu khas relawan. Makannya di teras . Untuk misi selanjutnya, kami masih menunggu arahan dari komandan,” kata Kabid Pemenangan Pemilu (BP3) DPW PKS Sulawesi Tengah, Abidin, yang ikut dalam barisan relawan. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala
Trending di Daerah