Menu

Mode Gelap

Daerah · 2 Feb 2024

Pj. Bupati Rifani Usulkan RDTR untuk Maksimalkan Potensi Kecamatan Rio Pakava


					Pj Bupati Donggala, Moh Rifani saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektor di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Kamis kemarin (1/2/24). Photo: ist Perbesar

Pj Bupati Donggala, Moh Rifani saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektor di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Kamis kemarin (1/2/24). Photo: ist

JAKARTA,netiz.id — Pj. Bupati , Moh. Rifani, tengah mengalihkan perhatiannya untuk menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dengan fokus utama pada kawasan kecamatan Rio Pakava.

Pada acara rapat koordinasi lintas sektor di The Tribrata Darmawangsa, , Kamis kemarin (/2/24), Rifani menjelaskan bahwa RDTR ini didukung oleh bantuan dari Kementerian ART/ dan mencakup pembahasan terkait kabupaten sekitarnya.

Menurutnya, Pembangunan ini bertujuan untuk mewujudkan Kawasan Rio Pakava yang berbasis pengembangan agropolitan dengan nilai tambah dan ketangguhan terhadap bencana. Ia juga penyelesaian konflik tata batas wilayah di Kecamatan Rio Pakava enam tahun lalu melalui kebijakan .

“Masalah konflik batas wilayah sudah diselesaikan oleh pemerintah, dengan melibatkan tokoh dan pemerintah yang terlibat. Namun, jika konflik melibatkan wilayah kabupaten, Kementerian Dalam Negeri akan terlibat,” ungkap Rifani.

Pj. Bupati menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri memiliki peran kunci dalam membuat keputusan dan wewenang terkait tata batas wilayah di Indonesia. Dia menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Donggala bijak menyerahkan keputusan tersebut pada Kemendagri, berdasarkan kesepakatan bersama.

Rio Pakava, sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Donggala, diketahui memiliki potensi besar dalam sektor perkebunan dan perikanan. Pj. Bupati menyampaikan usulan untuk mengembangkan kecamatan ini melalui RDTR.

“Kita usulkan pengembangan pada RDTR karena kecamatan Rio Pakava memiliki potensi yang signifikan,” ucap Rifani.

Salah satu fokus adalah perbaikan akses ke Rio Pakava agar lebih mudah dijangkau.

“Selama ini, akses ke Rio Pakava selalu melalui wilayah Pasangkayu. Kami berharap ke depannya akan ada jalan langsung dari Kabupaten Donggala menuju Rio Pakava,” tutupnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 362 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG
Trending di Daerah