DONGGALA,netiz.id – Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Donggala pada Selasa (15/04/25) kembali menyebabkan kerusakan infrastruktur penting. Salah satu yang terdampak parah adalah fasilitas milik PDAM Uwe Lino di Dusun Powelua, Kecamatan Banawa Tengah.
Dusun Powelua yang dikenal sebagai sentra penghasil durian, juga merupakan lokasi penampungan air terbesar milik PDAM Uwe Lino. Dari tempat inilah air disalurkan ke ribuan pelanggan di Kecamatan Banawa dan Banawa Tengah.
Namun, akibat banjir yang cukup deras, pipa induk milik PDAM rusak parah. Direktur PDAM Uwe Lino, Imran, menyebutkan bahwa sebanyak empat batang pipa induk tidak bisa lagi digunakan. Akibatnya, sebanyak 2.200 pelanggan di dua kecamatan kini tidak mendapatkan suplai air bersih.
“Penanggulangan sementara yang kami lakukan saat ini adalah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Dinas PU Cipta Karya. Kalau melihat kondisi lapangan, belum memungkinkan dilakukan perbaikan total,” ujar Imran, Rabu (16/04/25).
Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengkaji opsi perbaikan, termasuk kemungkinan memindahkan pipa induk yang terdampak. Keputusan akhir akan menunggu hasil koordinasi dengan Dinas PU.
“Kita masih tunggu hasil koordinasi. Apakah pipa akan ditimbun kembali atau dipindahkan. Tapi yang jelas, hanya empat batang pipa induk yang mengalami kerusakan,” jelasnya.
Meski begitu, tim teknis PDAM Uwe Lino telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat. “Anggota kami sudah ada di lokasi banjir di Powelua. Pokoknya, air di Donggala harus tetap mengalir,” tegas Imran. (KB/ANC)




