Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Mei 2025

Perusahaan Tambang Diminta Tanggung Jawab, Gubernur: Jangan Hanya Ambil Untung


					Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid. FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid. FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Dalam peringatan Hari Buruh Internasional () yang digelar di Kafe Tanaris, Kamis (01/05/25), Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, mendorong pihak swasta untuk terlibat aktif dalam pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, melalui skema Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Gubernur Anwar menyatakan, kolaborasi ini menjadi solusi rasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Melalui skema KPBU, beban pembangunan dan perawatan jalan tidak hanya ditanggung oleh pemerintah, tetapi juga dibagi bersama sektor swasta terutama perusahaan yang beroperasi di kawasan industri dan .

Ia mencontohkan PT Indonesia Industrial Park () yang telah membangun jalan nasional di , Morowali sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pemerintah dan masyarakat sekitar.

“Praktik seperti ini harus menjadi inspirasi bagi perusahaan tambang lainnya, terutama yang kendaraannya kerap melintasi jalan-jalan rusak seperti di Watusampu dan Tompira,” ujarnya.

Gubernur bahkan mengultimatum perusahaan yang abai terhadap tanggung jawabnya. “Hanya ada pilihan: bangun flyover sendiri atau bantu perbaiki jalan,” tegasnya.

Jika kedua opsi itu tidak diindahkan, Gubernur Anwar menyatakan siap menindak tegas perusahaan yang dinilai lalai, termasuk dengan menjatuhkan sanksi administratif bagi pelanggaran lingkungan.

Sebagai langkah preventif, Pemprov Sulteng juga telah berkoordinasi dengan BMKG untuk memasang alat pemantau kualitas udara di sejumlah titik tambang. Selain itu, laporan cuaca mingguan juga diminta secara rutin untuk memantau dampak polusi udara dari aktivitas tambang.

Gubernur menegaskan komitmennya terhadap lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam UU No. 32 Tahun 2009 dan PP No. 22 Tahun 2021.

“Inventarisasi bukaan tambang, turunkan Lingkungan untuk kumpulkan bukti-bukti,” tandasnya.

Ia berharap, melalui langkah tegas ini, pembangunan ekonomi dan ekologi di bisa berjalan beriringan tanpa saling meniadakan. (*)

Artikel ini telah dibaca 163 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala
Trending di Daerah