BULUKUMBA,netiz.id – Kejadian menghebohkan terjadi di Lingkungan Teko, Kelurahan Tana Kongkong, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sebanyak belasan makam terpaksa dibongkar dan dipindahkan ke tempat pemakaman umum milik pemerintah.
Pembongkaran ini dilakukan menyusul permintaan pemilik lahan, yang diduga disebabkan oleh perbedaan pilihan politik dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) calon bupati dan wakil bupati Bulukumba.
Menurut informasi yang dihimpun dari BeritaSatu.com, proses pembongkaran berlangsung pada Rabu (11/12/24). Pihak keluarga makam yang terdampak mengaku tidak punya pilihan lain selain memenuhi permintaan tersebut, meskipun hal itu menjadi pengalaman yang sangat berat secara emosional.
“Ada kesalahpahaman dengan pemilik lahan. Kami berbeda pilihan dengannya, sehingga ia meminta kami memindahkan makam nenek, ibu, dan anggota keluarga lainnya,” kata Tanti, salah satu anggota keluarga yang terdampak.
Tanti menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memindahkan jenazah ke pemakaman umum yang dinilai lebih aman dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
Keluarga korban berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa depan. Sementara itu, pemerintah daerah diminta untuk mengambil langkah agar konflik seperti ini dapat dicegah sejak dini. (*)




