DONGGALA,netiz.id – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak di Kabupaten Donggala, Pemerintah Sulawesi Tengah, melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Donggala, meresmikan program unggulan, yaitu Sekolah Lapangan (SL).
“Program inovatif ini bertujuan untuk memberdayakan peternak melalui transfer teknologi dan edukasi guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha peternakan,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Donggala, Hari Sotejahyo, pada Senin, (11/9/23)
Lanjutnya, Pola pemeliharaan ternak di Indonesia, khususnya yang diterapkan oleh usaha peternakan berskala kecil, memiliki karakteristik yang unik. Dari kepemilikan ternak yang rendah hingga pemeliharaan dalam pemukiman padat penduduk, banyak peternak tidak mempertimbangkan aspek bisnis dalam pengelolaan ternaknya. Pemerintah Kabupaten Donggala mengidentifikasi tantangan ini dan berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak melalui program Sekolah Lapangan.
“Program Sekolah Lapangan (SL) atau Farmer Field School (FFS) dirancang untuk memberikan pembelajaran partisipatif, people-centered learning, dan pelatihan lapangan praktis. Tujuannya adalah transfer teknologi dan edukasi kepada masyarakat atau kelompok peternak, meningkatkan kemampuan analisis dan pengambilan keputusan kelompok peternak, serta mendorong kebersamaan dan kemandirian kelompok peternak,” Jelasnya
Ia menambahkan, Program SL atau FFS ini dapat mengurangi ketergantungan antara peternak dan penyuluh, menciptakan kemandirian peternak dalam mengembangkan kelompoknya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak, serta meningkatkan Sumber Daya Manusia di sektor peternakan.
“Program SL diharapkan menjadi alat efektif untuk memberdayakan kelompok ternak dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan di lapangan, seperti penyakit pada sapi dan peningkatan produksi. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan berkomitmen menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia peternak, menuju masyarakat peternak yang sejahtera dan mandiri di Kabupaten Donggala,” harap Hari. (KB)




