DONGGALA,netiz.id – Pemerintah Kabupaten Donggala terus berupaya mempercepat transformasi layanan publik menuju era digital. Salah satu terobosan terbaru dilakukan melalui kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tengah dalam mengembangkan sistem pembayaran digital untuk sektor transportasi.
Inovasi ini diwujudkan dengan penerapan sistem QRIS TAP sebagai metode pembayaran non-tunai pada layanan Bus Rapid Transit (BRT) atau Bus Trans Donggala. Peluncuran awal (soft launching) sistem QRIS TAP berlangsung di Terminal Donggala pada Kamis (31/07/25), menandai langkah maju dalam modernisasi transportasi massal di wilayah tersebut.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Indonesia terhadap pengembangan sistem transportasi di daerahnya. Ia menilai, penerapan sistem digital tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga memperkuat tata kelola pelayanan publik secara keseluruhan.
“Terima kasih kepada Bank Indonesia Sulawesi Tengah yang telah banyak membantu Kabupaten Donggala, khususnya dalam pengembangan sektor transportasi,” ujar Vera.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala, Happy Handayani Noor, mengatakan bahwa meskipun sistem pembayaran QRIS TAP telah diterapkan, masyarakat masih dapat menggunakan pembayaran tunai. Namun demikian, pihaknya tetap mendorong penggunaan sistem non-tunai sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun layanan transportasi yang modern dan efisien.
“Kami tetap melayani pembayaran tunai, tetapi layanan non-tunai akan terus ditingkatkan. Proyek ini sudah masuk dalam rencana strategis pengembangan sistem transaksi selama lima tahun ke depan,” jelasnya, Selasa (05/08/25).
Ia menambahkan, sebelumnya layanan QRIS sudah ada. tapi, ditingkatkan ke Qris Tap dan masyarakat kini dapat menggunakan berbagai kartu uang elektronik seperti Flazz, Brizzi, TapCash, dan e-Money untuk melakukan pembayaran tiket di Bus Trans Donggala.
“Semua ini kami hadirkan agar layanan lebih praktis dan mudah diakses oleh masyarakat,” tambah Happy.
Selain inovasi digital, Pemkab Donggala juga tengah menyiapkan pengembangan fisik Terminal Donggala yang dirancang lebih inklusif dan ramah disabilitas. Terminal akan diperluas ke bagian belakang dan dilengkapi fasilitas yang lebih memadai.
Pembangunan terminal dijadwalkan dimulai pada Agustus 2025. Saat ini, Bus Trans Donggala melayani rute Palu–Donggala pulang-pergi dengan lima unit armada yang beroperasi secara reguler. (KB)




