DONGGALA,netiz.id — Penyaluran atau pendistribusian logistik Pemilihan Umum (Pemilu) di kecamatan Pinembani, kabupaten Donggala, yang juga dikenal sebagai negeri di atas awan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Donggala, mengalami hambatan akibat hujan deras sepanjang jalan.
Setidaknya, tiga unit kendaraan jenis double cabin, salah satunya mengalami kendala karena ban mobil tertanam lumpur akibat hujan deras sepanjang jalan menuju kantor kecamatan Pinembani di desa Gimpubia.
Anggota KPU, I Made Sudarsana, Divisi Hukum dan Pengawasan yang bertugas melakukan pendampingan terhadap penyaluran logistik tersebut, mengatakan bahwa ada beberapa hambatan yang dihadapi saat penyaluran logistik menuju kantor kecamatan Pinembani.
“Sepanjang jalan kami diguyur hujan, salah satu mobil bannya tertanam lumpur. Beruntung pihak keamanan dari TNI dan Polri serta Bawaslu Donggala sigap membantu penyaluran logistik tersebut,” ucapnya saat dikonfirmasi media ini pada Sabtu (10/02/24).
Lebih lanjut, jam dua siang rombongan bertolak menuju kecamatan Pinembani. Akibat hujan deras, rombongan tiba di kantor kecamatan pada jam 8 malam.
“Tim keamanan terdiri dari 6 personel TNI, 8 personel Polri, dan 6 orang dari Bawaslu serta panwascam,” ujarnya.
Akibat curah hujan yang begitu lama, satu dari 135 kotak suara rusak akibat terkena air. Namun, pihak PT Pos Indonesia dengan sigap melakukan pergantian kotak suara tersebut.
“Logistik pemilu yang menuju ke kantor kecamatan Pinembani terdiri dari 135 kotak suara, 108 bilik, dan 2 perlengkapan untuk pemilu nanti,” jelasnya.
Namun, berkat kerjasama yang ditunjukan mulai dari KPU Donggala, Bawaslu Donggala, pihak keamanan baik itu TNI maupun Polri, pengantaran atau penyaluran logistik pemilu ke kantor kecamatan Pinembani berlangsung aman dan terkendali. Demikian I Made Sudarsana divisi Hukum dan Pengawasan. (KB)




