PALU,netiz.id — Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah (Sulteng), Hadianto Rasyid, resmi membuka kursus wasit C3. Sabtu malam (28/10/23).
Kegiatan ini dilaksanakan di asrama haji dan dihadiri oleh Sekretaris Umum (Sekum) Harry Sumampouw serta anggota Executive Committee (Exco) dengan mengusung tema “Melalui kegiatan ini, kita akan meningkatkan kualitas SDM perwasitan di Sulawesi Tengah.”
Dalam sambutannya, Ketua Asprov PSSI, Hadianto Rasyid menyatakan bahwa wasit memegang peran krusial dalam menentukan kualitas suatu pertandingan sepakbola.
“Ketika wasit tidak netral, maka pertandingan dianggap tidak fair,” ujar Hadianto Rasyid, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Palu.
Ketua Asprov menyatakan bahwa minat yang tinggi terhadap program kursus wasit PSSI C3 mencerminkan antusiasme besar dalam pengembangan sepakbola di Indonesia, khususnya di Sulteng.
“Peningkatan jumlah wasit di setiap kabupaten dan kota di Sulteng dapat menghasilkan distribusi yang lebih merata dan meningkatkan kualitas perwasitan dalam dunia sepakbola,” ujarnya.
Hadirnya kursus wasit ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan wasit yang kompeten dan berkontribusi dalam pembinaan sepakbola yang lebih baik.
Ketua Asprov PSSI juga menyatakan rencana untuk tidak hanya meningkatkan jumlah calon wasit pada tingkat C3, tetapi juga pada tingkat C1, C2, dan bahkan nasional. Hal ini diharapkan menjadi target ke depan dalam upaya pengembangan sepakbola di Indonesia.
“Semua ini merupakan bagian dari harapan yang semakin kuat untuk meningkatkan kualitas SDM wasit dalam mewujudkan pertandingan sepakbola yang lebih profesional dan berkualitas di Tanah Air,” katanya.
Terakhir, kepada peserta yang mengikuti tes diharapkan untuk mengejar ilmu terlebih dahulu. Jangan langsung mengincar lisensinya. Sebab, ketika ilmu telah Anda dapatkan, maka lisensi akan mengikuti. Demikianlah Hadianto Rasyid. (KB)




