PALU,netiz.id — KPU Kota Palu menggelar acara Apel Akbar yang dirangkaikan dengan pembubaran pantarlih se-Kota Palu pada Kamis (25/07/24). Acara yang berada di bawah naungan Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Palu ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada 968 pantarlih yang telah bertugas selama 30 hari dan mengajak mereka kembali untuk menjadi KPPS pada pemungutan suara 27 November 2024.
Ketua KPU Kota Palu, Idrus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pantarlih yang telah bekerja keras. “Kami mengajak mereka kembali untuk menjadi KPPS agar dapat mengawal proses pemungutan suara nanti,” ujarnya.
Acara ini juga menjadi ajang untuk menyatukan dan menyamakan persepsi antara PPK, PPS, dan sekretariat dalam upaya mensukseskan Pilkada.
“Saya menegaskan tidak ada dikotomi antara PPK, PPS, dan sekretariat. Tugas kita sangat padat di bulan Agustus hingga November, khususnya menjelang hari pemungutan suara.” tegasnya
Ia juga menyiapkan banyak fasilitas untuk mendukung program sosialisasi ke depan yang lebih partisipatif, melibatkan PPK dan PPS, serta mengundang narasumber dari KPU Palu, akademisi, dan praktisi untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya demokrasi dan memilih.
Pencapaian pantarlih yang telah menyelesaikan 100% e-coklit 5 hari sebelum tenggat waktu juga diapresiasi oleh KPU Palu. Ketua KPU Kota Palu menyampaikan bahwa kendala seperti sulitnya menemui pemilih yang sibuk atau menolak ditemui di malam hari telah diatasi melalui koordinasi dengan RT, RW, dan Lurah.
Ajakan untuk mantan pantarlih bergabung kembali menjadi KPPS juga disampaikan. “Meskipun mereka harus mengikuti prosedur seleksi, pengalaman mereka sebagai pantarlih sangat berharga dan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pemungutan suara dengan baik,” jelas Ketua KPU Kota Palu.
Selain itu, KPU Kota Palu terus mendorong percepatan pembuatan akta kematian untuk pemilih yang telah meninggal, bekerja sama dengan catatan sipil dan kelurahan, untuk mensukseskan Pilkada di Kota Palu dengan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. (KB)




