MORUT,netiz.id – Komisi Gabungan III dan IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan peninjauan ke sejumlah perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Morowali Utara (Morut). Kamis (9/2/23)
Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Komisi III, Sonny Tandra, dan Ketua Komisi IV, Alimuddin Paada, serta dihadiri oleh anggota komisi II dan IV lainnya bersama dengan pejabat pemerintah setempat.
Peninjauan dimulai dari PT. Trinusa Dharma Utama (TDU), PT. Gunbuster Nikel Industri (GNI), hingga PT. Bukit Makmur Istindo Nikeltama (BUMANIK). Dalam pertemuan dengan perusahaan-perusahaan tersebut, anggota komisi menyampaikan sejumlah perihal yang menjadi fokus perhatian, termasuk konflik di area perusahaan, perekrutan tenaga kerja lokal, keselamatan dan kesehatan kerja, serta penggunaan Corporate Social Responsibility (CSR).
Sonny Tandra menekankan pentingnya prioritas dalam perekrutan tenaga kerja lokal yang benar-benar berasal dari daerah setempat dan meminta agar CSR perusahaan digunakan sesuai peruntukannya untuk manfaat masyarakat.
Sementara itu, Ibrahim A. Hafid juga mengusulkan penerapan bahasa yang memungkinkan komunikasi yang lebih baik antara tenaga kerja lokal dan asing.
“Komisi DPRD Sulteng bertekad memastikan bahwa perusahaan tambang nikel beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip yang sesuai dengan kepentingan masyarakat dan lingkungan,” Ucapnya.
Kunjungan ini berakhir dengan peninjauan area lokasi tambang yang ada di Morowali Utara, sebelum rombongan bergerak menuju Bungku Kabupaten Morowali untuk kunjungan kerja selanjutnya. (TIM)




