NETIZ.ID,Palu — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) kota Palu, Diah Puspita secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kualitas Keluarga Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT), pola asuh anak remaja dan pencegahan perkawinan dini. Kamis (30/6/2022)
Bertempat di aula kantor kecamatan Tatanga, kegiatan diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu.
Ketua Diah Puspita dalam arahannya mengatakan KDRT merupakan kekerasan berbasis gender yang terjadi di ranah personal.
Selain itu kata dia, KDRT juga dimaknai sebagai kekerasan terhadap perempuan oleh anggota keluarga yang memiliki hubungan darah.
“Begitupun halnya dengan persoalan perkawinan dini, dimana itu dianggap sebagai bentuk pelanggaran hak anak,” Ujarnya
Lebih lanjut, Diah Puspita mengatakan bahwa Pencegahan perkawinan dini, dapat dimulai dari anak itu sendiri dengan memberikan pengetahun dan menyadarkan anak terkait dengan perkawinan dan dampak dari perkawinan.
“Salah satu hal penting dalam mencegah perkawinan dini adalah menyangkut pola asuh anak dan remaja,” Ucapnya
Diah juga menyebutkan bahwa pola asuh anak dan remaja haruslah dipahami oleh orangtua agar mampu mengasuh anak secara maksimal.
“Ada dua elemen penting dalam hal ini yaitu respon orang tua serta tuntutan dari orang tua itu sendiri,” Tambanya
Untuk itu kata dia lagi, sangatlah penting mengenal anak sejak dini karena dekat dengan anak, menjadi salah satu syarat agar anak bisa terbuka kepada orang tuanya.
“Saya berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga dan perkawinan dini serta menerapkan pola asuh anak remaja dengan baik.” Demikian Ketua TP-PKK Kota Palu. (**)




