PALU,netiz.id – Wali Kota Palu yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) pengelolaan metadata kelurahan dan evaluasi hasil pengumpulan data oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Ekonomi. Pemerintah Kota Palu meminta agar data kelurahan dapat menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang terus terupdate dengan melibatkan RT/RW.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Palu menekankan pentingnya pendataan akurat dalam 6 bulan ke depan. Untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai kondisi wilayah, RT/RW diminta memperhatikan situasi di daerah masing-masing.
“RT/RW memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat di wilayahnya masing-masing. Mereka harus mengetahui kondisi masyarakat agar data bisa terus terupdate,” ungkapnya pada Selasa (30/07/24).
Irmayanti menganggap program ini sebagai upaya untuk mengatasi masalah data di Kota Palu. Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi pihak terkait dalam menangani permasalahan pendataan di Kota Palu.
“Program ini dilakukan untuk menyelesaikan masalah-masalah data yang masih menjadi kendala utama di Kota Palu, baik dari kelurahan hingga kecamatan. Saya berharap ini menjadi perhatian kita semua untuk memperbaiki data, karena semua program kegiatan berawal dari kelengkapan data,” tuturnya.
Ia meminta pihak terkait dalam pengelolaan data dan pendataan bekerja sama untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Hal ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Palu dalam mengetahui seluruh data masyarakat. Kecamatan hingga RT/RW diajak bekerja sama dalam pendataan masyarakat. (Dg)




