Menu

Mode Gelap

Daerah · 3 Jul 2024

Hari Bebas Kantong Plastik: Pemkot Palu Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan


					Ibnu Mundzir, Sekretaris DLH Kota Palu Perbesar

Ibnu Mundzir, Sekretaris DLH Kota Palu

PALU,netiz.id — Dalam rangka memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Juli, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui (DLH) terus menunjukkan komitmennya dalam mengurangi plastik di wilayahnya. Upaya ini dilakukan dengan menerapkan berbagai aturan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.

Sekretaris DLH Kota Palu, , menjelaskan bahwa komitmen ini telah diwujudkan melalui regulasi Peraturan Wali Kota (Perwali) yang membatasi penggunaan plastik sekali pakai dan Styrofoam. Hal ini bertujuan untuk menekan angka produksi dan pemanfaatan sampah plastik di Kota .

“Upaya ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Palu dalam menangani persoalan sampah plastik. Diharapkan dengan regulasi ini, produksi sampah plastik di dapat menurun,” ungkap Ibnu kepada netiz.id, Rabu, (03/07/24).

Ibnu menambahkan bahwa volume sampah di Kota Palu mencapai 150 ton per hari, dimana 10% di antaranya merupakan sampah plastik. Artinya, terdapat 15 ton sampah plastik yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap hari.

“Oleh karena itu, Pemkot Palu terus berupaya dan berkomitmen untuk mengurangi angka sampah plastik di Kota Palu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ibnu berharap agar kebijakan ini dapat diterapkan secara konsisten di semua lapisan masyarakat. Ia juga mendorong masyarakat untuk menjadikan pola hidup diet plastik sekali pakai sebagai gaya hidup (green lifestyle) di Kota Palu.

Upaya Penurunan Sampah Plastik di Kota Palu:

  • Pemberlakuan Perwali yang membatasi penggunaan plastik sekali pakai dan Styrofoam
  • Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya sampah plastik dan pentingnya mengurangi penggunaannya
  • Pelaksanaan pemilahan sampah di tingkat dan komunitas
  • Peningkatan infrastruktur pengelolaan sampah, seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan TPA
  • dengan berbagai pihak, seperti pengusaha, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi, dalam upaya penanggulangan sampah plastik

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Kota Palu dapat mencapai targetnya dalam mengurangi sampah plastik dan mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Demikian Sekretaris . (Dg)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG
Trending di Daerah