PALU,netiz.id — Hingga saat ini, para guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Sulawesi Tengah belum menerima gaji mereka sejak Tanggal Masa Tugas (TMT) 1 Juli lalu. Diketahui, masalah ini disebabkan oleh beberapa guru yang belum melengkapi data, menghambat proses pencairan gaji mereka.
Menurut dinas terkait, ketidaklengkapan data menjadi penyebab utama penundaan tersebut. Mengenai hal ini, Dr. Alimuddin Pa’ada, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, menyoroti perlunya langkah proaktif dari Dinas Pendidikan (Disdik).
Menurutnya, pihak dinas seharusnya tidak hanya menunggu di kantor, melainkan harus aktif melakukan penjemputan bola agar pendataan dapat segera diselesaikan.
“Saya juga mendengar bahwa gaji guru P3K masih belum cair karena terkendala pendataan yang belum rampung. Jika belum selesai, pihak dinas seharusnya melakukan penjemputan bola. Jangan hanya menunggu terus sehingga merugikan banyak orang. Sudah berbulan-bulan, dan mereka belum mendapatkan gaji,” ungkap Alimuddin pada Rabu (11/10/23).
Masalah pencairan gaji ini tidak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan menyebar di beberapa daerah di Sulawesi Tengah, termasuk Palu-Sigi, Parimo-Donggala, Poso-Touna, Morowali-Morut, Banggai-Bangkep-Balut, dan Tolitoli-Buol.
Kejadian ini menunjukkan perlunya koordinasi yang lebih baik antara pihak terkait guna memastikan kelancaran proses administratif dan kesejahteraan para guru P3K. (TIM)




