DONGGALA,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdi Mastura menyatakan bahwa selama 10 tahun terakhir, pembangunan di Kabupaten Donggala tidak signifikan.
Pernyataan ini disampaikan saat Gubernur Sulteng memberikan sambutan dalam kegiatan komitmen bersama untuk mencegah pernikahan anak dan meresmikan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di Kabupaten Donggala pada. Senin (13/11/23) di halaman kantor Bupati Donggala.
Apalagi saat ini, Rusdi Mastura menyebutkan bahwa Kabupaten Donggala telah ditetapkan sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga pembangunan itu sangat menjadi prioritas.
“Bayangkan, jika sudah ditetapkan sebagai penyangga IKN, namun pembangunan tidak signifikan, itu merupakan masalah,” ungkapnya.
Selain itu, ia berencana meminta bantuan dari pihak ITB untuk mengkaji lapangan pesawat terbang di daerah Lapaloang kelurahan Maleni.
“Donggala akan menjadi prioritas untuk IKN, terutama dengan adanya pelabuhan hewan ternak di Wani dan Pelabuhan Penumpang di Banawa. Penting untuk membangun dan mengelola Donggala dengan baik,” ujarnya.
Cudi, sapaan akrabnya, menyerukan kepada Bupati Donggala saat ini, Moh Yasin, untuk bekerja semaksimal mungkin meskipun tersisa beberapa bulan. Ia juga mendorong Bupati Donggala untuk bekerjasama dengan pihak swasta untuk membantu mengurangi angka stunting, kemiskinan, dan masalah lainnya.
Cudi yakin bahwa kepemimpinan Yasin sebagai Bupati Donggala akan membawa perubahan hingga masa jabatannya berakhir.
“Saya juga akan meminta kepada Penjabat (PJ) Bupati untuk melanjutkan program pembangunan di Kabupaten Donggala,” tutupnya. (KB)




