Menu

Mode Gelap

Daerah · 9 Jun 2025

Gubernur Sulteng Janji Bangun Asrama Madrasah di Ponpes Darussalam Banggai


					Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. FOTO: istimewa

BANGGAI,netiz,id — Gubernur Sulawesi Tengah, menyatakan komitmennya untuk membantu asrama Madrasah Aliyah di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Desa Jayakencana, Kecamatan . Komitmen tersebut disampaikan dalam kunjungannya ke pesantren tersebut pada Minggu (08/06/25).

Kunjungan Gubernur yang berlangsung dalam suasana akrab itu turut dihadiri Bupati Banggai Amiruddin Tamoreka, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para tokoh agama, serta pengasuh pondok. Dalam pertemuan itu, Gubernur menegaskan bahwa pendidikan berbasis pesantren harus menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.

“Saya ini lahir dari para guru, jadi saya tahu betul beratnya perjuangan mencetak generasi berilmu dan berakhlak. Insya Allah, saya akan bantu pembangunan asrama Madrasah Aliyah mulai tahun 2026,” kata Gubernur, disambut tepuk tangan para santri dan ustaz.

Ia menambahkan bahwa bantuan belum dapat direalisasikan tahun ini karena anggaran daerah sudah berjalan.

Orang nomor satu di Sulawesi Tengah itu juga meminta pihak pesantren menyiapkan dokumen legal seperti sertifikat dan estimasi anggaran pembangunan. Menurutnya, kelengkapan administrasi menjadi syarat penting untuk membuka peluang dukungan dari pemerintah pusat.

Dalam tausiyahnya, Gubernur turut memotivasi para santri agar terus bersyukur, rajin belajar, dan menghormati orang tua, terutama ibu. Ia juga berbagi kisah pribadinya saat menempuh pendidikan di pesantren sederhana yang hanya memiliki satu guru, dan mendorong santri untuk bermimpi besar.

“Kalau kalian bisa mondok dan menghafal Al-Qur’an hari ini, itu bukan karena orang tua kalian kaya, tapi karena Allah memilih kalian,” ucapnya. Ia juga mengisahkan bahwa impiannya menjadi pemimpin dulunya hanya angan-angan, namun kini telah diwujudkan oleh Allah. “Jangan takut bermimpi besar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KH Ahmad Muthohar dalam sambutannya menyampaikan bahwa pondok tersebut telah berdiri sejak 2002 dan berkembang dari lahan pinjaman hingga memiliki , Madrasah Aliyah, dan . Ia juga mengungkapkan banyak santri masih mengalami kesulitan ekonomi, terutama untuk biaya makan dan asrama.

“Selama mereka mau belajar, kami tampung. Tapi kondisi asrama kami memang sangat butuh perhatian,” ujarnya.

Amiruddin Tamoreka turut menyatakan dukungannya terhadap pesantren. Ia menyebut pembangunan megah di lingkungan Ponpes Darussalam menjadi simbol komitmen Pemkab Banggai. “Saya yakin dari pesantren ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan bangsa,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendukung pendidikan keagamaan. Tak hanya dalam ucapan, tetapi melalui rencana konkret demi meningkatkan fasilitas bagi para santri.

“Dari pondok seperti inilah akan lahir pemimpin desa, camat, bahkan gubernur dan menteri di masa depan,” tutup Gubernur. (*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala
Trending di Daerah