PALU,netiz.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperluas jangkauan program beasiswa BERANI Cerdas sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, menegaskan bahwa program tersebut menargetkan 50.000 sarjana setiap tahun, termasuk perluasan hingga jenjang S2 dan S3 mulai 2026 mendatang.
Hal itu disampaikan Gubernur Anwar dalam sambutannya pada Wisuda ke-45 UIN Datokarama Palu, Minggu (02/11/25). Ia menekankan bahwa pendidikan adalah kunci utama membangun peradaban daerah dan menekan angka kemiskinan.
“Kami ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Sulawesi Tengah untuk menempuh pendidikan tinggi,” tegasnya.
Data Pemprov Sulteng menunjukkan, hingga saat ini lebih dari 18.320 mahasiswa telah menerima manfaat beasiswa BERANI Cerdas, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Selain bantuan biaya pendidikan, program ini juga mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri dan berdaya saing global. Pemprov Sulteng menggandeng berbagai perguruan tinggi, termasuk UIN Datokarama Palu, untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis karakter dan keislaman.
Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. Lukman S. Thahir, menyambut baik langkah tersebut.
“Program ini sejalan dengan visi UIN untuk mencetak sarjana yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan siap berkontribusi bagi daerahnya,” ujarnya.
Langkah progresif Pemprov Sulteng ini menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tinggi bukan hanya cita-cita, tetapi sedang diwujudkan dengan langkah konkret melalui BERANI Cerdas, program unggulan yang lahir dari semangat keberanian untuk memajukan generasi muda Sulawesi Tengah. (KB/*)




