DONGGALA,netiz.id — Kepala Dinas Pendidikan, Kasmudin, bersama Kepala Bidang Kebudayaan, Rosmawati, telah mengumumkan bahwa Festival Sarung Tenun akan diadakan kembali untuk kedua kalinya di wilayah Donggala.
Acara yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 10 hingga 12 Agustus 2023 ini akan difokuskan di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah.
Kasmudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Banawa Selatan, menyampaikan alasan pemilihan lokasi tersebut karena Desa Towale masih aktif dalam kegiatan menenun dan pembuatan sarung tenun tradisional Donggala.
“Festival ini bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan budaya sarung tenun serta mendukung perekonomian masyarakat setempat,” Ucap Kadis saat dikonfirmasi media ini di ruangannya. Kamis (20/7/23)
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid), Rosmawati menyebutkan bahwa para penenun telah menerima bantuan dari Bank Dunia berupa peralatan tenun, termasuk tinta berkualitas dari India yang tahan luntur.
Langkah ini kata dia, bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk sarung tenun Donggala.
Selain itu, lanjut dia, Pemerintah Daerah telah menerapkan program pemakaian sarung tenun Donggala sebagai pakaian resmi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang wajib mengenakannya setiap hari Kamis. Hal ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal dan mengenalkan sarung tenun Donggala kepada lebih banyak orang.
Dengan dihelatnya Festival Sarung Tenun Donggala kali kedua ini, kabid kebudayaan juga berharap akan semakin mengangkat nilai-nilai tradisional serta memperkuat eksistensi sarung tenun Donggala sebagai warisan budaya yang berharga.
“Kami mengundang Masyarakat untuk datang dan merayakan keindahan seni tenun serta berpartisipasi dalam perayaan budaya yang membanggakan ini di Desa Towale.” Demikian Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Donggala. (KB)




