JAKARTA,netiz.id — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dipimpin oleh Ketua Sony Tandra ST telah melakukan kunjungan studi banding ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mempelajari penanganan dan pengelolaan sampah.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPRD Sulteng Dr. Hj Nilam Sari Lawira SP, MP dan Wakil Ketua I H.M Arus Abdul Karim juga ikut serta.
Rombongan Komisi III DPRD Sulteng diterima oleh Ketua Sub Kelompok Pengembangan Penanganan Sampah (PSPBL) B3 Badan Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta pada Kamis kemarin (13/7/23) di Aula Lantai 1 Pemprov DKI.
Ketua Sony Tandra ST mengungkapkan bahwa DPRD Sulteng secara khusus memilih BLH Pemprov DKI Jakarta sebagai destinasi studi banding karena ingin mempelajari penanganan sampah di wilayah tersebut.
Sony menjelaskan bahwa di Sulteng, terutama di Kota Palu, yang memiliki 12 kabupaten dan 1 kota, terdapat banyak investasi dan perusahaan yang menghasilkan limbah dan sampah.
Oleh karena itu, DPRD Sulteng ingin belajar bagaimana mengelola sampah dengan baik agar tidak mengganggu lingkungan dan mendukung upaya meraih Adipura.
“Studi banding ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada DPRD Sulteng dalam mengatasi masalah sampah di wilayah mereka,” Harapnya
Melalui pengetahuan dan pengalaman dari Pemprov DKI Jakarta, diharapkan DPRD Sulteng dapat mengembangkan strategi dan kebijakan yang efektif untuk penanganan sampah di Sulteng. Demikian ketua komisi III DPRD Sulteng.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Sub Kelompok Pengembangan Fasilitas Teknis Badan Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta, Fahmi, menjelaskan bahwa DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri dan melibatkan pihak ketiga yang memiliki izin operasi.
Pemprov DKI Jakarta kata dia, memiliki lebih dari 1000 tempat pembuangan sampah yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pantar Gebang yang mengelola sekitar 7500 ton sampah per hari. (KB/*)




