Menu

Mode Gelap

Daerah · 2 Jul 2025

DPRD Sulteng Terima Aspirasi Fraksi Bersih-Bersih Tolak Tambang di Bangkep


					Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Aristan menerima masa aksi dari Fraksi Bersih-Bersih Sulteng yang terdiri atas warga Desa Lelang Matamaling, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulteng, dan WALHI Sulteng, Rabu (02/07/25). FOTO: istimewa
Perbesar

Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Aristan menerima masa aksi dari Fraksi Bersih-Bersih Sulteng yang terdiri atas warga Desa Lelang Matamaling, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulteng, dan WALHI Sulteng, Rabu (02/07/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Aristan, menerima perwakilan massa aksi dari Fraksi Bersih-Bersih Sulteng yang terdiri atas warga Desa Lelang Matamaling, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulteng, dan WALHI Sulteng, Rabu (02/07/25).

Dalam aksinya, Fraksi Bersih-Bersih menyuarakan keresahan atas ancaman kerusakan ekologis dan penyingkiran masyarakat yang terjadi di wilayah Kepulauan, khususnya di Kecamatan Buko Selatan dan Kecamatan Bulagi. Mereka menyoroti Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) dan penerbitan 45 Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu gamping oleh Pemerintah sejak 2020, yang semakin masif pada 2023 hingga 2025.

Kawasan karst yang menjadi lokasi pertambangan dinilai sangat penting secara ekologis karena menjadi penyimpan air dan habitat keanekaragaman hayati. Selain itu, kawasan ini juga merupakan sumber penghidupan bagi sekitar 400 kepala keluarga di Desa Lelang Matamaling yang menggantungkan hidup sebagai nelayan dan petani.

Fraksi Bersih-Bersih juga mengingatkan bahwa kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 53/KEPMEN-KP/2019, serta diperkuat oleh Perda Kabupaten Kepulauan Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Ekosistem Karst.

“Rencana pertambangan batu gamping di wilayah ini bukan hanya mengancam lingkungan, tetapi juga keberadaan dan potensi bencana ekologis seperti banjir dan longsor,” ujar salah satu perwakilan massa aksi.

Menanggapi tuntutan tersebut, Aristan menyatakan bahwa DPRD Provinsi mendukung penuh aksi dan aspirasi yang disampaikan

Politisi NasDem Sulteng itu menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Komisi III DPRD Sulteng untuk menjadwalkan bersama pihak-pihak terkait.

“Kami siap mengawal isu ini dan menyampaikan langsung kepada pihak eksekutif untuk ditindaklanjuti. DPRD mendukung upaya penyelamatan lingkungan dan perlindungan hak masyarakat,” kata Aristan di hadapan para demonstran. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin
Trending di Daerah