Menu

Mode Gelap

Daerah · 31 Okt 2025

DPRD Sulteng Dorong Penguatan Pariwisata Berbasis Budaya Lokal


					Anggota Komisi II DPRD Sulawesi Tengah, Henri Kusuma Muhidin (tengah), mewakili Ketua DPRD Sulteng menghadiri Festival Budaya Posalia Kampung Lere yang digelar di Cagar Budaya Banua Oge Souraja, Palu, Kamis (30/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Sulawesi Tengah, Henri Kusuma Muhidin (tengah), mewakili Ketua DPRD Sulteng menghadiri Festival Budaya Posalia Kampung Lere yang digelar di Cagar Budaya Banua Oge Souraja, Palu, Kamis (30/10/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah mendorong penguatan sektor pariwisata berbasis lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Sulteng, , saat mewakili Ketua DPRD menghadiri Festival Budaya Posalia Kampung Lere, yang di Cagar Budaya Banua Oge Souraja, Lere, Kota Palu, Kamis (30/10/25).

Festival Posalia menjadi ajang tahunan yang menampilkan kekayaan budaya masyarakat Lere, mulai dari tarian tradisional, pameran produk , hingga berbagai pertunjukan seni daerah. Kegiatan ini tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga wahana pelestarian budaya dan penggerak ekonomi masyarakat.

Henri Kusuma Muhidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut. Menurutnya, kegiatan budaya seperti Posalia memiliki nilai strategis dalam membangun identitas daerah serta memperkuat sektor pariwisata berbasis kearifan lokal.

“Budaya adalah jati diri kita. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat menjaga dan mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis budaya,” ujar politisi Partai Golkar itu.

Henri juga menegaskan, DPRD Sulteng mendukung berbagai pemerintah daerah yang mengarah pada penguatan sektor pariwisata berbasis budaya. Ia menilai, pengembangan pariwisata tidak hanya soal destinasi alam, tetapi juga penguatan karakter dan identitas budaya daerah.

“Sektor pariwisata akan berkelanjutan bila didukung dengan pelestarian budaya lokal. Karena itu, sinergi pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku seni sangat penting,” tambahnya.

Festival Budaya Posalia di Kampung Lere tahun ini turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Sekjen Kementerian Kebudayaan RI, , Forkopimda, tokoh adat, serta berbagai komunitas seni dan budaya. penampilan khas daerah menambah semarak suasana, menegaskan kekayaan budaya Sulawesi Tengah yang layak menjadi daya tarik wisata unggulan. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng
Trending di Daerah