DONGGALA,netiz.id — Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam upaya mendorong pengembangan destinasi wisata unggulan di wilayahnya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi bertahap yang diawali dengan penataan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama pembangunan pariwisata daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala, Muhammad, mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus meningkatkan kapasitas masyarakat lokal melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan tenaga pariwisata yang andal dan mampu mengelola potensi wisata secara mandiri.
“Insyaallah, pada tahun 2026 kami akan mulai beralih ke tahap pengembangan pariwisata berbasis komunitas,” ujarnya, Jumat (17/10/25).
Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas merupakan strategi penting agar manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa. Karena itu, Dinas Pariwisata mendorong kerja sama lintas sektor melalui program FC Edition, yang menggandeng sejumlah desa dengan potensi wisata unggulan.
“Kerja sama dengan desa menjadi fokus utama karena mereka merupakan ujung tombak pengelolaan destinasi wisata di lapangan,” jelasnya.
Muhammad menambahkan, hingga bulan ini capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata telah mencapai 85 persen dari target yang ditetapkan DPRD Donggala. Capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa sektor pariwisata mulai menunjukkan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. (KB)




