DONGGALA,netiz.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala mengumumkan kedatangan tim dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beserta para ahli kesehatan ke wilayah mereka untuk melakukan asesmen terkait eliminasi malaria.
Kepala Dinas Kesehatan Donggala, dr Syahriar menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang menyatakan tidak ada penularan malaria lokal di Donggala dalam beberapa waktu terakhir.
Namun, data dari puskesmas setempat menunjukkan adanya beberapa kasus malaria yang diduga merupakan penularan dari wilayah berbatasan atau kasus impor. Temuan ini memicu tim Kemenkes untuk mengecek apakah penularan malaria masih terjadi di Donggala atau di daerah sekitarnya.
“Penularan yang terjadi tahun ini cenderung berasal dari luar Donggala, baik dari desa-desa perbatasan maupun kasus impor,” ungkap dr Syahriar pada Sabtu (04/10/24).
“Meskipun tidak ada penularan lokal yang terdeteksi, asesmen tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi penularan yang terlewat,” tambahnya
Mantan Direktur RSUD Kabelota itu menambahkan bahwa kedatangan tim Kemenkes ini dinilai sebagai langkah krusial dalam upaya eliminasi malaria di Donggala, terutama mengingat risiko yang ditimbulkan oleh wilayah-wilayah berbatasan yang rawan menjadi sumber penularan. (KB)




