Menu

Mode Gelap

Daerah · 12 Sep 2025

Bunda Wiwik Tekankan Pentingnya Lembaga Legislatif Saat Reses di Delapan Titik


					Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Fraksi PKS, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah saat reses di Lapangan Galemponk Besusu Tengah.  FOTO: netiz.id Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Fraksi PKS, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah saat reses di Lapangan Galemponk Besusu Tengah. FOTO: netiz.id

PALU,netiz.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Fraksi PKS, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, melaksanakan di delapan titik pada masa sidang berjalan. Dalam setiap pertemuan dengan masyarakat, ia tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk memberikan edukasi .

Di hadapan konstituennya, Bunda Wiwik sapaan akrabnya menyinggung maraknya suara yang menuntut pembubaran DPR. Ia mengaku memahami keresahan publik yang muncul akibat sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai membebani, ditambah perilaku sebagian pejabat yang dianggap tidak berempati terhadap rakyat.

“Kami sangat memahami kenapa tuntutan seperti itu muncul. Ini adalah kausalitas, atau hukum sebab-akibat. Masyarakat marah karena di tengah beban yang , masih ada pejabat yang berperilaku tidak mencerminkan rasa empati,” ujarnya pada Kamis malam (11/09/25).

Meski begitu, Ketua Fraksi DPRD itu menegaskan bahwa membubarkan DPR bukanlah solusi. Menurutnya, DPR merupakan salah satu pilar penting dalam sistem ketatanegaraan yang menganut demokrasi dengan bentuk negara republik.

“Ada tiga lembaga yang tidak bisa dipisahkan, yakni yudikatif sebagai penegak hukum, eksekutif seperti wali kota, bupati, dan gubernur beserta perangkatnya, serta legislatif yaitu DPR. Ketiganya saling melengkapi,” jelasnya.

Ia menambahkan, DPR memiliki peran vital dalam menyusun dan menetapkan anggaran, membahas serta mengesahkan undang-undang, hingga menjalankan fungsi pengawasan. Tanpa DPR, tidak akan berjalan sebagaimana mestinya karena tidak ada lembaga yang membahas aturan maupun anggaran.

“Kalau DPR dibubarkan, siapa yang akan membahas dan menetapkan aturan? Siapa yang mengawasi pembangunan agar sesuai harapan masyarakat?” tegasnya.

Bunda Wiwik juga mengingatkan masyarakat agar lebih cerdas dalam menggunakan hak pilih. Menurutnya, jika kecewa dengan perilaku wakil rakyat, maka solusi terbaik adalah tidak memilih mereka kembali di berikutnya.

“Mereka bisa duduk di DPR karena kita yang memilih. Jadi, mari jadikan ini pembelajaran. Ke depan, terutama generasi muda dan , ayo bersama-sama memberikan edukasi agar masyarakat semakin cerdas dalam berpolitik,” tandasnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala
Trending di Daerah