Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Des 2025

Berani Pelita Hati Diluncurkan, Pemprov Sulteng Perkuat Intervensi Stunting Berbasis Keluarga


					Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido dan Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan berinteraksi dengan ibu dan balita saat pencanangan Program Berani Pelita Hati di Posyandu Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sabtu (20/12/25). FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido dan Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan berinteraksi dengan ibu dan balita saat pencanangan Program Berani Pelita Hati di Posyandu Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sabtu (20/12/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mempercepat penurunan angka melalui pendekatan berbasis keluarga dan komunitas. Komitmen tersebut diwujudkan dengan pencanangan Program Inovasi Berani Pelita Hati (Peduli Kesehatan Ibu dan Anak) yang dipusatkan di Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, , Sabtu (20/12/25).

Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan bahwa tidak dapat dilakukan secara seragam. Pemerintah, kata dia, harus hadir dengan kebijakan yang menyesuaikan kondisi gizi masing-masing anak, termasuk melalui penguatan Program (MBG) yang difokuskan khusus bagi anak stunting.

“Penanganan stunting harus tepat sasaran. MBG untuk anak stunting tidak boleh disamaratakan, karena setiap anak memiliki kebutuhan gizi yang berbeda,” ujar Anwar Hafid.

Gubernur meminta seluruh () untuk segera menyiapkan skema pendampingan terpadu dengan melibatkan pemerintah desa, PKK, dan tenaga kesehatan. Ia bahkan mengusulkan pola satu OPD mendampingi satu anak stunting sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Program Berani Pelita Hati akan dijadikan pilot project di Desa Nupabomba dan Desa Ganti sebelum diterapkan di wilayah lain di Sulawesi Tengah. Evaluasi hasil dijadwalkan enam bulan ke depan, tepatnya Juli 2026.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido menyebut PKK sebagai ujung tombak utama penurunan stunting karena memiliki jaringan hingga tingkat dasawisma. Pendekatan by name, by address, by case dinilai mampu memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala
Trending di Daerah