Menu

Mode Gelap

Daerah · 18 Nov 2025

Astacita Jadi “Password” Anggaran: Gubernur Anwar Hafid Dorong Daerah Bergerak Lebih Cepat


					ubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, bersama pejabat Kementerian Agraria dan Tata Ruang melakukan penandatanganan MoU “Sulteng Satu Data Pertanahan” sebagai langkah memperkuat sinkronisasi data dan tata kelola pertanahan di Sulawesi Tengah, Senin (17/11/25). FOTO: istimewa Perbesar

ubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, bersama pejabat Kementerian Agraria dan Tata Ruang melakukan penandatanganan MoU “Sulteng Satu Data Pertanahan” sebagai langkah memperkuat sinkronisasi data dan tata kelola pertanahan di Sulawesi Tengah, Senin (17/11/25). FOTO: istimewa

BANGGAI,netiz.id — Suasana ruang pertemuan Hotel Estrella, , tampak berbeda pada Senin (17/11/25). Para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah berkumpul dalam satu forum, membahas satu hal yang kini jadi sorotan nasional: keselarasan daerah dengan Astacita, visi pembangunan Presiden dan Wakil Presiden.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. , membuka langsung rapat koordinasi tersebut. Didampingi unsur Forkopimda, ia menegaskan bahwa Astacita bukan sekadar daftar program, tetapi kunci bagi daerah untuk mendapatkan dukungan anggaran pusat.

“Password untuk mendapatkan alokasi anggaran itu adalah Astacita. Selama program kita sejalan, dana pasti mengalir,” tegasnya.

Pernyataan itu menguat setelah mengumumkan proyeksi anggaran 2026: dana kementerian/lembaga akan dua kali lipat, sementara anggaran pemerintah daerah justru turun hingga 40%. Kondisi ini membuat daerah dituntut lebih kreatif menyesuaikan dengan prioritas nasional.

Dalam forum tersebut, Gubernur memaparkan berbagai perkembangan program, mulai dari Makan Bergizi Gratis yang mendorong meningkatnya permintaan ayam, telur, dan sayuran lokal hingga perkembangan Sekolah Rakyat yang kini menjadi tumpuan keluarga kurang mampu di Sulteng.

Ia juga memberi perhatian khusus pada Program yang diapresiasi oleh Menteri Kesehatan, serta tantangan penyediaan bagi di beberapa daerah.

“Tidak ada persoalan besar yang bisa diselesaikan tanpa . Saya ingin semua kepala daerah bergerak bersama menyukseskan Astacita di 2026,” ujarnya.

Rakor ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh pemerintah kabupaten/kota, sekaligus memastikan Sulawesi Tengah berkontribusi maksimal dalam agenda pembangunan nasional. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala
Trending di Daerah