JAKARTA,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) di Hotel Mercure, Jakarta Selatan, Sabtu (17/01/26). Pelantikan tersebut menandai dimulainya arah baru organisasi keilmuan ini dengan fokus utama pada penguatan peran daerah dalam pengembangan ilmu pemerintahan nasional.
Terpilihnya Anwar Hafid dinilai sebagai langkah strategis MIPI dalam menghadirkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga kaya pengalaman praktis dalam tata kelola pemerintahan. Dengan latar belakang panjang di birokrasi dan politik, Anwar diyakini mampu menjembatani kesenjangan antara teori pemerintahan dan praktik di lapangan.
Anwar Hafid menegaskan komitmennya untuk memperluas jaringan MIPI hingga ke daerah dan mendekatkan organisasi ini dengan realitas pemerintahan lokal. Menurutnya, ilmu pemerintahan harus hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan daerah, bukan sekadar wacana akademik.
Ia juga menekankan pentingnya peran para senior dan tokoh pemerintahan dalam membimbing arah organisasi agar tetap berada pada koridor pengabdian keilmuan dan kebangsaan. “Selain itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi di daerah disebutnya sebagai kunci pengembangan riset dan kaderisasi ilmu pemerintahan yang berkelanjutan,” ucapnya.
Di bawah kepemimpinannya, MIPI diharapkan tumbuh menjadi organisasi keilmuan yang inklusif, relevan, dan mampu berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia. (KB/*)





