PALU,netiz.id — Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama, menegaskan bahwa aspirasi masyarakat menjadi arah utama dalam menyusun program pembangunan di Kota Palu. Hal itu disampaikannya saat menggelar reses caturwulan III masa persidangan tahun 2025 di BTN Griya Tadulako, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Senin (27/10/25).
Kegiatan yang berlangsung interaktif itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang mendesak, utamanya persoalan infrastruktur dasar. Ketua RT 06/RW 13 mengungkapkan masih lemahnya sistem drainase yang sering menyebabkan genangan dan banjir saat hujan deras. Perbaikan jalan lingkungan yang rusak juga menjadi tuntutan karena berdampak pada aktivitas warga sehari-hari.
Warga turut meminta kemudahan akses elpiji 3 kilogram dengan menghadirkan pangkalan resmi yang lebih dekat dengan permukiman mereka. Fasilitas penunjang kegiatan sosial seperti tenda, kursi, dan sound system turut diusulkan karena masih sangat terbatas. Selain itu, pemasangan lampu penerangan jalan umum dianggap penting untuk meningkatkan keamanan pada malam hari. Usulan pengadaan sumur bor dan motor pengangkut sampah juga mencuat sebagai solusi persoalan air bersih dan kebersihan lingkungan.
Menanggapi beragam aspirasi itu, Anugrah memastikan semuanya akan dihimpun dan diperjuangkan melalui proses pembahasan anggaran sesuai skala kebutuhan dan kemampuan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa sejumlah program sudah tidak dapat diakomodasi untuk tahun 2026 karena waktu penganggaran yang tinggal tersisa dua bulan, sehingga penanganan akan difokuskan pada tahun 2027.
“Aspirasi yang disampaikan warga bukan hanya catatan, tetapi panduan penting bagi kami dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan di Kota Palu,” ujarnya Politisi NasDem itu.
Anugrah menekankan bahwa pembangunan hanya bisa berjalan efektif jika komunikasi warga dengan pemerintah terus terjalin baik. Ia juga mengajak masyarakat agar tetap aktif menyampaikan kebutuhan lingkungannya guna memastikan pembangunan menyentuh seluruh kawasan kota.
“Kalau ada tambahan usulan lagi, sampaikan saja. Saya akan kawal apa yang menjadi kebutuhan Bapak Ibu,” tambahnya.
Melalui kegiatan reses ini, Anugrah berharap kehadiran wakil rakyat benar-benar dirasakan masyarakat sebagai saluran utama dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan bersama. (KB)




