Menu

Mode Gelap

Daerah · 30 Sep 2024

Angka Pengangguran Sulteng, Disdik Sulteng Target 2025 Turun Menjadi 2,3 Persen


					Kepala Disdik Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, FOTO: TIM Perbesar

Kepala Disdik Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, FOTO: TIM

,netiz.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Sulteng memaparkan, jumlah angka pengangguran Sulteng melalui data (BPS) secara nasional mulai 2022 mencapai 8,9 Persen. Dari data tersebut, Pemprov Sulteng melalui Disdik menargetkan pada tahun 2025 bisa menjadi 2,3 persen. 

Angka pengangguran tersebut dari hasil lulusan SMK sederajat secara nasional mencapai 8,9 persen. Untuk itu sejak , pihak Disdik Sulteng sudah melaksanakan tracer study ke seluruh SMK di Sulteng, untuk mendata para lulusan, sehingga mereka harus bisa mengetahui lulusan mereka setelah lulus, melanjutkan pendidikan dan bekerja di mana.

Dengan pelaksanaan tracer study kepada 183 SMK di Sulteng, maka pada 2024, angka bekerja Sulteng mencapai 35,66 persen, di mana yang berwirausaha atau mandiri sebanyak 15,75 persen, yang melanjutkan pendidikan 19,53 persen, melanjutkan pendidikan sambil bekerja 3,8 persen, melanjutkan pendidikan sambil berwirausaha 3,3 sementara status penggangguran di Sulteng hanya mencapai 5,43 persen. Dari hasil tersebut maka Sulteng masih rendah dibanding angka nasional. 

“Dari hasil tracer study yang kami dapatkan, maka Disdik Sulteng langsung melaksanakan pendidikan vokasi untuk kesesuaian antara pendidikan vokasi dengan pasar kerja. Jadi kami telah membuka jurusan di seluruh sekolah yang berdekatan dengan industri sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga nantinya pada saat mereka lulus bisa langsung kerja di industri tersebut sesuai dengan keahlian mereka masing-masing,” kata Kepala Disdik Sulteng, , Senin (30/9/24).

Salah satu contoh sekolah yang telah membuka jurusan sesuai dengan kebutuhan industri, yaitu berada di Kabupaten dan , yang memiliki besar seperti nikel, timah, biji besi hingga gas alam. Sementara di perusahaan tersebut masih sangat membutuhkan para pekerja salah satunya menjalankan alat berat, maka dari itu Disdik Sulteng telah membuka jurusan alat berat yang ada di Morowali hingga jurusan tersebut. Selain itu mereka juga sangat membutuhkan tenaga kelistrikan makanya sudah banyak dibuka jurusan kelistrikan di Sulteng.  

“Dengan seluruh upaya yang sudah kami laksanakan maka kami bisa menargetkan pada tahun 2025 angka pengangguran di Sulteng bisa menurun hingga 2,3 persen, sebab upaya yang kami lakukan sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala
Trending di Daerah